Tampilkan postingan dengan label Philips Kota Terang Hemat Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Philips Kota Terang Hemat Energi. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Mei 2013

Philips Kota Terang Hemat Energi yang berlangsung di kota Surabaya akhirnya selesai juga. Hiburan yang diberikan oleh artis artis ibukota kali ini pastinya nggak bakalan terlupakan. Dari siang sampai malam dimanjakan berbagai pertunjukan spesial serta games games menarik, dan acara puncak penyinaran tugu pahlawan juga sudah terealisasikan. Akhirnya waktunya saya tidur, soalnya dari siang sampai malem wira wiri kayak wartawan. Tetapi sebelum tidur saya mau sedikit cerita mengenai acara di Lapangan Kodikmar kemarin.

Waktu pertama menginjakan kaki di Lapangan Kodikmar serasa memasuki kawasan alien. Bayangkan dengan mata terpejam, masak mau masuk ke lokasi saja, tas saya diperiksa sama keamanan, “mas, tolong dibuka tasnya”. Emang saya ada tampang teroris apah?. Benar benar super keamanan di acara kemarin, soalnya emang lapangan Kodikmar kan masuk di dalam kawasan militer gitu deh, jadi dipastikan nggak bisa aneh aneh pas acara kemarin.

Nah, pas mau masuk lapangan kan musti nglewatin pameran teknologi lampu LEDnya Philips kan. Pas mau masuk pintu, saya dan teman saya dimintain tolong “nampang” di kamera. Batin saya “hore masuk tipi, mak!!! Anakmu masuk tipi” (jingkrak jingkrak sambil bilang es teh satu). Apalagi mbaknya yang jaga pintu gerbang cantik pula, sayang nggak sempet minta nomer teleponnya.

Ada apa aja sih di acara Philips Kota Terang Hemat Energi kali ini?

1. Penampilan Artis Ibukota
Lapangan kodimar jadi lautan artis sehari kemarin, artis artis ibukota pada nongol disini, JKT 48, Anang, Ashanti, TRIAD, Last Child ft. Siti Badriah, Aiko, Aura Kasih, nggak bisa hapal semua namanya. Sempat juga Magdalena dan Ciripa pada mbanyol sekalian bagi bagi hadiah.

Cewek cewek cantik pada perform 
Katanya Magdalena, kita saksikan “princes”. Dan selanjutnya semua penonton bertepuk tangan dengan sangat meriah mirip di tipi tipi gitu deh. Eh tapi, ngomong ngomong princes itu grup band mana sih? Kok saya baru denger kemarin itu yak? Tapi sumprit, cantik cantik personilnya. Hmmmmm. Jadi pengen…. pengen motoin…..

Ini siapa lagak kayak artis pakai lambai lambai tangan, saya kok nggak kenal yak?
2. Bazaar komunitas
Tak hanya para artis ibukota yang meraimakan acara ini. Komunitas-komunitas di Surabaya pun pada ngumpul disini. Komunitas pecinta Aero modeling, pecinta Layang layang, komunitas motor Ninja, Komunitas sepeda onthel, Reog Ponorogo, BMX, Photography, Capoera dan masih banyak lagi. Ada beberapa yang menarik perhatian saya, contoh saja jejeran motor motor keren ini.

Motor motor Ninja pada baris rapi, tinggal milih saja mau foto sama yang mana?
Selain berjejer motor motor keren tersebut, ada pula atraksi atraksi dari komunitas BMX dan trial bike (dirt bike) di Surabaya. Dengan santainya melakukan jumping, grind dan wow, mendarat dengan lancar jaya dan mulus ikhlas wal afiat.

Nggak tau masnya lagi ngapain, tapi yang jelas keren mah.
Para pecinta layang layang pun ikutan berpartisipasi dalam event ini 

3. Bazaar dan Pameran teknologi Philips
Salah satu yang sangat saya sukai dari acara ini adalah pameran produk-produk Philips beserta teknologi-teknologinya. Dari pameran ini saya bisa tahu bahwa Produk Philips yang baru (menggunakan LED) dibagi dalam dua jenis, untuk professional dan untuk penggunaan biasa. Yang termasuk dalam kategori professional yaitu penggunaan lampu LED Philips dalam penerangan Industri, Jalan, Jembatan dan lain lain. Sedangkan golongan yang satunya dapat digunakan dalam penerangan rumah tangga. Bisa penerangan rumah, kebun, kolam, ataupun penerangan perabot perabot rumah tangga. Dan pastinya bentuk, spesifikasi komponen maupun harga dari produk untuk kalangan professional berbeda dengan yang dipakai dalam rumah tangga.

Contoh pembandingan antara lampu Philips konvensional dan LED
Bisa dilihat dengan jelas, sebelah kiri merupakan lampu Philips konvensional (18 Watt) dan sebelah kanan merupakan lampu Philips yang sudah menggunakan LED (saya lihat speknya sih ada tulisannya 14 Watt). Sekejap memang saya tidak bisa percaya dengan kenyataan ini. Dengan nyala lampu yang sama antara 18 Watt dan 14 Watt tetapi daya listrik yang dipakai berbeda. Terlihat dengan jelas bahwa lampu Philips 18 Watt konvensional mengkomsumsi listrik sebesar 26,4 Watt. Hal ini dikarenakan lampu konvensional masih menggunakan trafo, sehingga daya listrik yang dibutuhkan akan lebih besar. Sedangkan lampu Philips 14 Watt yang sudah menggunakan LED hanya mengkonsumsi listrik sebesar 10,56 Watt, susah dipercaya yak???.

Salah satu kelebihan lampu LED Philips ini selain lebih irit yaitu tidak menimbulkan panas, sehingga lebih tahan lama umur pakainya. Selain itu, apabila dipakai di dalam ruangan ber-AC maka daya yang dibutuhkan AC sendiri lebih sedikit, karena kalor yang harus diserap dalam ruangan yang didinginkan lebih sedikit. Berbeda dengan lampu lampu konvensional yang mengeluarkan panas dalam penggunaannya.

4. Penyinaran Monumen Tugu Pahlawan
Berbagai runtutan acara, dari penampilan artis artis ibukota, komunitas di Surabaya, dan berbagai acara di Grand City, Tunjungan Plaza, bahkan acara anak muda DASYAT juga ikutan meramaikan Philips Kota Terang Hemat Energi ini. Akhirnya sebagai puncak acara event ini, penyinaran tugu pahlawanpun dimulai. Prosesi penerangan Tugu Pahlawan dengan simbolisasi menekan tombol dilakukan oleh Presiden Direktur PT. Philips Indonesia, Robert Fletcher, Senior Marketing Manager of Philips Lighting Indonesia, Ryan Tirta Yudhistira, serta Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharani, M. T dari Lapangan Kodikmar.
Dan akhirnya… Wallaa…. Wajah baru Tugu Pahlawan.

Wajah baru tugu pahlawan dengan Philips LED Coloreach Powercore
Bisa dibandingkan wajah lama tugu pahlawan (postingan lama saya) dengan yang sekarang ini. Sungguh terlihat berbeda kan?. Warga yang biasanya hanya lewat tanpa memandang tugu pahlawan, akhirnya pada berhenti sejenak memenuhi jalan. Terpukau dengan tugu pahlawannya, lightingnya yang mempesona dan sangat menarik.

Kabarnya, Philips menggunakan teknologi pencahayaan Philips LED Coloreach Powercore yang sangat canggih pada penyinaran tugu pahlawan ini. Sistem ini menggunakan pencahayaan industrial, dapat diprogram dan tahan terhadap segala cuaca. Bisa dilihat warna tugu pahlawan yang berubah ubah setiap saat. Hal ini menarik banyak warga sekitar untuk datang melihat ataupun sekedar foto foto.

Selain tugu Pahlawan, Philips telah menerangi banyak landmark kota di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah maupun badan-badan komersial dan industrial. Khususnya di Surabaya, Philips juga telah memasang system pencahayaan LED di Taman Dolog, Air Mancur Jalan Pemuda, Hotel Shangri-La, dan tentunya Jembatan Suramadu yang menghubungkan kota Surabaya dengan pulau Madura

Dan akhirnya reportase mengenai Philips Kota Terang Hemat Energi kali ini telah usai, capek banget jalan jalan serasa jadi wartawan, wira wiri tanya kesana kemari. Besok langsung beli Lampu Philips yang LED, nyesel juga tadi nggak beli yang lagi promosian. Sekarang waktunya tidur lagi. Hehehee. :D

Philips Kota Terang Hemat Energi yang berlangsung di kota Surabaya akhirnya selesai juga. Hiburan yang diberikan oleh artis artis ibukota kali ini pastinya nggak bakalan terlupakan. Dari siang sampai malam dimanjakan berbagai pertunjukan spesial serta games games menarik, dan acara puncak penyinaran tugu pahlawan juga sudah terealisasikan. Akhirnya waktunya saya tidur, soalnya dari siang sampai malem wira wiri kayak wartawan. Tetapi sebelum tidur saya mau sedikit cerita mengenai acara di Lapangan Kodikmar kemarin.

Waktu pertama menginjakan kaki di Lapangan Kodikmar serasa memasuki kawasan alien. Bayangkan dengan mata terpejam, masak mau masuk ke lokasi saja, tas saya diperiksa sama keamanan, “mas, tolong dibuka tasnya”. Emang saya ada tampang teroris apah?. Benar benar super keamanan di acara kemarin, soalnya emang lapangan Kodikmar kan masuk di dalam kawasan militer gitu deh, jadi dipastikan nggak bisa aneh aneh pas acara kemarin.

Nah, pas mau masuk lapangan kan musti nglewatin pameran teknologi lampu LEDnya Philips kan. Pas mau masuk pintu, saya dan teman saya dimintain tolong “nampang” di kamera. Batin saya “hore masuk tipi, mak!!! Anakmu masuk tipi” (jingkrak jingkrak sambil bilang es teh satu). Apalagi mbaknya yang jaga pintu gerbang cantik pula, sayang nggak sempet minta nomer teleponnya.

Ada apa aja sih di acara Philips Kota Terang Hemat Energi kali ini?

1. Penampilan Artis Ibukota
Lapangan kodimar jadi lautan artis sehari kemarin, artis artis ibukota pada nongol disini, JKT 48, Anang, Ashanti, TRIAD, Last Child ft. Siti Badriah, Aiko, Aura Kasih, nggak bisa hapal semua namanya. Sempat juga Magdalena dan Ciripa pada mbanyol sekalian bagi bagi hadiah.

Cewek cewek cantik pada perform 
Katanya Magdalena, kita saksikan “princes”. Dan selanjutnya semua penonton bertepuk tangan dengan sangat meriah mirip di tipi tipi gitu deh. Eh tapi, ngomong ngomong princes itu grup band mana sih? Kok saya baru denger kemarin itu yak? Tapi sumprit, cantik cantik personilnya. Hmmmmm. Jadi pengen…. pengen motoin…..

Ini siapa lagak kayak artis pakai lambai lambai tangan, saya kok nggak kenal yak?
2. Bazaar komunitas
Tak hanya para artis ibukota yang meraimakan acara ini. Komunitas-komunitas di Surabaya pun pada ngumpul disini. Komunitas pecinta Aero modeling, pecinta Layang layang, komunitas motor Ninja, Komunitas sepeda onthel, Reog Ponorogo, BMX, Photography, Capoera dan masih banyak lagi. Ada beberapa yang menarik perhatian saya, contoh saja jejeran motor motor keren ini.

Motor motor Ninja pada baris rapi, tinggal milih saja mau foto sama yang mana?
Selain berjejer motor motor keren tersebut, ada pula atraksi atraksi dari komunitas BMX dan trial bike (dirt bike) di Surabaya. Dengan santainya melakukan jumping, grind dan wow, mendarat dengan lancar jaya dan mulus ikhlas wal afiat.

Nggak tau masnya lagi ngapain, tapi yang jelas keren mah.
Para pecinta layang layang pun ikutan berpartisipasi dalam event ini 

3. Bazaar dan Pameran teknologi Philips
Salah satu yang sangat saya sukai dari acara ini adalah pameran produk-produk Philips beserta teknologi-teknologinya. Dari pameran ini saya bisa tahu bahwa Produk Philips yang baru (menggunakan LED) dibagi dalam dua jenis, untuk professional dan untuk penggunaan biasa. Yang termasuk dalam kategori professional yaitu penggunaan lampu LED Philips dalam penerangan Industri, Jalan, Jembatan dan lain lain. Sedangkan golongan yang satunya dapat digunakan dalam penerangan rumah tangga. Bisa penerangan rumah, kebun, kolam, ataupun penerangan perabot perabot rumah tangga. Dan pastinya bentuk, spesifikasi komponen maupun harga dari produk untuk kalangan professional berbeda dengan yang dipakai dalam rumah tangga.

Contoh pembandingan antara lampu Philips konvensional dan LED
Bisa dilihat dengan jelas, sebelah kiri merupakan lampu Philips konvensional (18 Watt) dan sebelah kanan merupakan lampu Philips yang sudah menggunakan LED (saya lihat speknya sih ada tulisannya 14 Watt). Sekejap memang saya tidak bisa percaya dengan kenyataan ini. Dengan nyala lampu yang sama antara 18 Watt dan 14 Watt tetapi daya listrik yang dipakai berbeda. Terlihat dengan jelas bahwa lampu Philips 18 Watt konvensional mengkomsumsi listrik sebesar 26,4 Watt. Hal ini dikarenakan lampu konvensional masih menggunakan trafo, sehingga daya listrik yang dibutuhkan akan lebih besar. Sedangkan lampu Philips 14 Watt yang sudah menggunakan LED hanya mengkonsumsi listrik sebesar 10,56 Watt, susah dipercaya yak???.

Salah satu kelebihan lampu LED Philips ini selain lebih irit yaitu tidak menimbulkan panas, sehingga lebih tahan lama umur pakainya. Selain itu, apabila dipakai di dalam ruangan ber-AC maka daya yang dibutuhkan AC sendiri lebih sedikit, karena kalor yang harus diserap dalam ruangan yang didinginkan lebih sedikit. Berbeda dengan lampu lampu konvensional yang mengeluarkan panas dalam penggunaannya.

4. Penyinaran Monumen Tugu Pahlawan
Berbagai runtutan acara, dari penampilan artis artis ibukota, komunitas di Surabaya, dan berbagai acara di Grand City, Tunjungan Plaza, bahkan acara anak muda DASYAT juga ikutan meramaikan Philips Kota Terang Hemat Energi ini. Akhirnya sebagai puncak acara event ini, penyinaran tugu pahlawanpun dimulai. Prosesi penerangan Tugu Pahlawan dengan simbolisasi menekan tombol dilakukan oleh Presiden Direktur PT. Philips Indonesia, Robert Fletcher, Senior Marketing Manager of Philips Lighting Indonesia, Ryan Tirta Yudhistira, serta Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharani, M. T dari Lapangan Kodikmar.
Dan akhirnya… Wallaa…. Wajah baru Tugu Pahlawan.

Wajah baru tugu pahlawan dengan Philips LED Coloreach Powercore
Bisa dibandingkan wajah lama tugu pahlawan (postingan lama saya) dengan yang sekarang ini. Sungguh terlihat berbeda kan?. Warga yang biasanya hanya lewat tanpa memandang tugu pahlawan, akhirnya pada berhenti sejenak memenuhi jalan. Terpukau dengan tugu pahlawannya, lightingnya yang mempesona dan sangat menarik.

Kabarnya, Philips menggunakan teknologi pencahayaan Philips LED Coloreach Powercore yang sangat canggih pada penyinaran tugu pahlawan ini. Sistem ini menggunakan pencahayaan industrial, dapat diprogram dan tahan terhadap segala cuaca. Bisa dilihat warna tugu pahlawan yang berubah ubah setiap saat. Hal ini menarik banyak warga sekitar untuk datang melihat ataupun sekedar foto foto.

Selain tugu Pahlawan, Philips telah menerangi banyak landmark kota di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah maupun badan-badan komersial dan industrial. Khususnya di Surabaya, Philips juga telah memasang system pencahayaan LED di Taman Dolog, Air Mancur Jalan Pemuda, Hotel Shangri-La, dan tentunya Jembatan Suramadu yang menghubungkan kota Surabaya dengan pulau Madura

Dan akhirnya reportase mengenai Philips Kota Terang Hemat Energi kali ini telah usai, capek banget jalan jalan serasa jadi wartawan, wira wiri tanya kesana kemari. Besok langsung beli Lampu Philips yang LED, nyesel juga tadi nggak beli yang lagi promosian. Sekarang waktunya tidur lagi. Hehehee. :D

Jumat, 03 Mei 2013

Sudah lihat Tugu Pahlawan dengan wajah baru?. Semua pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tugu pahlawan kan?. Sebuah monument yang berdiri tegak setinggi 41,15 meter menjulang ke atas dan memiliki bentuk sebuah paku terbalik ini terletak di kota pahlawan Surabaya. Tugu Pahlawan memiliki 10 lengkungan (canalurus) pada bagian badannya yang melambangkan tanggal 10. Selain itu Tugu Pahlawan memiliki 11 bagian (gelindingen) di atasnya mengandung pengertian bulan ke 11 atau bulan November. Dan ketinggian dari Tugu Pahlawan 41,15 meter ( rancangan awal 45 meter ) menyatakan bahwa pertempuran di Surabaya terjadi pada tahun 1945.

Kenapa tiba tiba saja saya membahas tugu pahlawan lagi? Yap, karena hari minggu tanggal 27 April 2013 ini ada acara bersejarah di tugu pahlawan. Dengan tema yang diusung Philips Kota Terang Hemat Energi, brand terkenal mengenai masalah lighting ini akan bekerjasama dengan pemerintahan daerah di Indonesia untuk mengubah pemahaman masyarakat tentang penerangan. Dengan pengalaman selama 121 tahun, Philips mengajak masyarakat agar cinta terhadap kota yang mereka tinggali dengan memanfaatkan penerangan lampu LED yang unik dan berbeda. Dan denger kabar nih, lampu Philips yang LED bisa tahan sampai 15 tahun loh, selain itu ramah lingkungan dan hemat listrik sampai 85%.

Tahun kemarin, Philips Indonesia juga mengadakan event serupa di Jakarta, tepatnya di Monas sono. Nah, kali ini giliran kota Pahlawan yang mendapatkan kesempatan menjadi kota terang hemat energi. Kota Surabaya sendiri merupakan kota spesial bagi Philips karena tau sendiri letak pabrik Philips dimana? Hahaha. Yap benar, di kota Sidoarjo (tetanggaan sama Surabaya).

Gerbang masuk dihiasi dengan lampu Philips LED, (mbaknya cantik yak???)
Acara ini diselenggarakan di Lapangan Kodikmar, Gunung Sari, Surabaya pukul 13.00 - selesai dan acara puncaknya dari Philips Kota Terang Hemat Energi di Surabaya nanti adalah seremonial penyinaran Tugu Pahlawan menggunakan Philips LED Colorich Powercore.

Di acara ini terdapat banyak games games menarik, yang jelas semuanya ada hadiahnya. Menurut saya games yang paling menarik adalah kompetisi “TOUCH THE LED” yang berhadiah satu unit mobil HONDA BRIO. Bayangkan saja, hanya dengan memegang lampu Philips yang LED dan hanya bertahan menahan panas dari lampu LED beberapa menit saja bisa berkesempatan membawa pulang mobil Honda Brio?. Siapa yang nggak mau coba? Mau banget kan yak?

Eh tapi saya nggak jadi ikut soalnya kata mbaknya yang jaga stand “lampu Philips LED tidak panas sewaktu disentuh karena tidak mengeluarkan panas sewaktu menyala, sehingga dapat disentuh selama berjam-jam”. Heh??? Ber jam-jam? Ngapain berdiri megang lampu sampai berjam jam gitu? Saya kalau mau ganti lampu di kamar kos saja pake kaos tangan biar nggak kepanasan. Males banget dah kalau sampai berjam jam, mendingan ngambil gambar cewek cewek cakep (mumpung banyak artis pada kumpul disini nih).

Kompetisi Touch The Led berhadiah mobil Honda Brio 
Oh iya, selain games games berhadiah, ada banyak artis pada ngumpul disini. Siapa yang nggak tahu JKT 48??? Yap, cewek cewek cantik tersebut pada ngumpul disini, ada juga Anang dan Ashanti, TRIAD, Last Child ft. Siti Badriah, Aiko, Aura Kasih, dan artis ibukota lainnya. Bukan hanya artis yang tampil disini, ada banyak yang disajikan dalam acara Philips Kota Terang Hemat Energi ini. Contoh saja Bazaar Philips, Bazaar komunitas, Pameran teknologi Philips LED, pokoknya warga Surabaya pada tumplek bleg lapangan Lapangan Kodikmar.

“Kota Terang Hemat Energi” juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan seminggu dari tanggal 21-28 April di Surabaya. Diawali dengan diskusi meja bundar mengenai konsep “Liveable Cities” (Kota Nyaman Huni), workshop teknologi LED di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), talk show mengenai varian baru lampu LED 5W dan 7W di Tunjungan Plaza, dan Bazaar Komunitas di Lapangan Kodik Marinir, yang puncaknya adalah penyalaan pencahayaan Tugu Pahlawan di malam hari.

Wajah lama tugu pahlawan sebelum menggunakan lampu Philips LED Colorich Powercore 
Kalau teman teman masih penasaran dengan wajah baru tugu pahlawan silahkan datang langsung ke lokasi. Atau bisa lihat dan baca cerita selengkapnya di www.philips.co.id/e/promo/promotions/home-lighting/kontes-philips--kota-terang-surabaya--berhadiah.html. Capek nih nulisnya, lanjut besok ceritanya. hehehe. Jangan lewatkan wajah baru tugu pahlawan yak!!! 


Sudah lihat Tugu Pahlawan dengan wajah baru?. Semua pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tugu pahlawan kan?. Sebuah monument yang berdiri tegak setinggi 41,15 meter menjulang ke atas dan memiliki bentuk sebuah paku terbalik ini terletak di kota pahlawan Surabaya. Tugu Pahlawan memiliki 10 lengkungan (canalurus) pada bagian badannya yang melambangkan tanggal 10. Selain itu Tugu Pahlawan memiliki 11 bagian (gelindingen) di atasnya mengandung pengertian bulan ke 11 atau bulan November. Dan ketinggian dari Tugu Pahlawan 41,15 meter ( rancangan awal 45 meter ) menyatakan bahwa pertempuran di Surabaya terjadi pada tahun 1945.

Kenapa tiba tiba saja saya membahas tugu pahlawan lagi? Yap, karena hari minggu tanggal 27 April 2013 ini ada acara bersejarah di tugu pahlawan. Dengan tema yang diusung Philips Kota Terang Hemat Energi, brand terkenal mengenai masalah lighting ini akan bekerjasama dengan pemerintahan daerah di Indonesia untuk mengubah pemahaman masyarakat tentang penerangan. Dengan pengalaman selama 121 tahun, Philips mengajak masyarakat agar cinta terhadap kota yang mereka tinggali dengan memanfaatkan penerangan lampu LED yang unik dan berbeda. Dan denger kabar nih, lampu Philips yang LED bisa tahan sampai 15 tahun loh, selain itu ramah lingkungan dan hemat listrik sampai 85%.

Tahun kemarin, Philips Indonesia juga mengadakan event serupa di Jakarta, tepatnya di Monas sono. Nah, kali ini giliran kota Pahlawan yang mendapatkan kesempatan menjadi kota terang hemat energi. Kota Surabaya sendiri merupakan kota spesial bagi Philips karena tau sendiri letak pabrik Philips dimana? Hahaha. Yap benar, di kota Sidoarjo (tetanggaan sama Surabaya).

Gerbang masuk dihiasi dengan lampu Philips LED, (mbaknya cantik yak???)
Acara ini diselenggarakan di Lapangan Kodikmar, Gunung Sari, Surabaya pukul 13.00 - selesai dan acara puncaknya dari Philips Kota Terang Hemat Energi di Surabaya nanti adalah seremonial penyinaran Tugu Pahlawan menggunakan Philips LED Colorich Powercore.

Di acara ini terdapat banyak games games menarik, yang jelas semuanya ada hadiahnya. Menurut saya games yang paling menarik adalah kompetisi “TOUCH THE LED” yang berhadiah satu unit mobil HONDA BRIO. Bayangkan saja, hanya dengan memegang lampu Philips yang LED dan hanya bertahan menahan panas dari lampu LED beberapa menit saja bisa berkesempatan membawa pulang mobil Honda Brio?. Siapa yang nggak mau coba? Mau banget kan yak?

Eh tapi saya nggak jadi ikut soalnya kata mbaknya yang jaga stand “lampu Philips LED tidak panas sewaktu disentuh karena tidak mengeluarkan panas sewaktu menyala, sehingga dapat disentuh selama berjam-jam”. Heh??? Ber jam-jam? Ngapain berdiri megang lampu sampai berjam jam gitu? Saya kalau mau ganti lampu di kamar kos saja pake kaos tangan biar nggak kepanasan. Males banget dah kalau sampai berjam jam, mendingan ngambil gambar cewek cewek cakep (mumpung banyak artis pada kumpul disini nih).

Kompetisi Touch The Led berhadiah mobil Honda Brio 
Oh iya, selain games games berhadiah, ada banyak artis pada ngumpul disini. Siapa yang nggak tahu JKT 48??? Yap, cewek cewek cantik tersebut pada ngumpul disini, ada juga Anang dan Ashanti, TRIAD, Last Child ft. Siti Badriah, Aiko, Aura Kasih, dan artis ibukota lainnya. Bukan hanya artis yang tampil disini, ada banyak yang disajikan dalam acara Philips Kota Terang Hemat Energi ini. Contoh saja Bazaar Philips, Bazaar komunitas, Pameran teknologi Philips LED, pokoknya warga Surabaya pada tumplek bleg lapangan Lapangan Kodikmar.

“Kota Terang Hemat Energi” juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan seminggu dari tanggal 21-28 April di Surabaya. Diawali dengan diskusi meja bundar mengenai konsep “Liveable Cities” (Kota Nyaman Huni), workshop teknologi LED di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), talk show mengenai varian baru lampu LED 5W dan 7W di Tunjungan Plaza, dan Bazaar Komunitas di Lapangan Kodik Marinir, yang puncaknya adalah penyalaan pencahayaan Tugu Pahlawan di malam hari.

Wajah lama tugu pahlawan sebelum menggunakan lampu Philips LED Colorich Powercore 
Kalau teman teman masih penasaran dengan wajah baru tugu pahlawan silahkan datang langsung ke lokasi. Atau bisa lihat dan baca cerita selengkapnya di www.philips.co.id/e/promo/promotions/home-lighting/kontes-philips--kota-terang-surabaya--berhadiah.html. Capek nih nulisnya, lanjut besok ceritanya. hehehe. Jangan lewatkan wajah baru tugu pahlawan yak!!!