Selasa, 18 Desember 2012

Wisata Gratis ke Selangor. Pernah nggak sih teman teman kepikiran jalan jalan ke luar negeri? Pengen kan? Kalo yang namanya blogger pastilah ada angan angan melintas di pikiran “suatu saat nanti, saya akan jalan jalan ke Malaysia atau kemana kek…”. Memang Malaysia merupakan salah satu dari beberapa Negara alternatif para traveler Indonesia sebagai batu loncatan untuk memulai petualangannya keliling dunia.

Salah satu tempat yang ingin saya kunjungi di Malaysia yaitu Selangor, memang sebelumnya belum pernah kesana. Tetapi menurut info yang saya dapatkan, bahwa di Selangor ada beberapa objek wisata yang menarik. Contoh saja:

Fraser's Hill


wisata gratis selangor

Pemandangan alam, pesona flora dan fauna di Fraser's Hill dilengkapi berbagai fasilitas lengkap pastinya serasa liburan di surga


Forestry Research Institute of Malaysia


wisata gratis selangor

Di Forestry Research Institute of Malaysia terdapat banyak flora dan fauna langka yang menarik pastinya kalau difoto

Dan masih banyak lagi tempat tempat yang bakalan asyik kalau kita ke Selangor. Setelah menghitung hitung biaya transport PP, biaya makan, penginapan, biaya lain, dan buat beli oleh-oleh, sepertinya keinginan jalan jalan ke Malaysia dengan status mahasiswa agak susah nih. Mungkin tahun depan kalau sudah kerja bisa menyempatkan diri jalan jalan pakai dana pribadi.

Tapi tunggu dulu, Kemarin dapet info dari Una kalau ada kontes yang hadiahnya wisata ke Selangor. Dengan gagah berani langsung saya buka deh alamat webnya di myselangorstory.com. Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi oleh calon peserta kontes ini, antara lain:

1. Wisatawan/bloger dari atau yang menetap di Malaysia / Indonesia.
Tidak perlu ditanyakan lagilah, saya adalah blogger yang merangkap jadi wisatawan sekaligus mahasiswa galau aktif dan untungnya masih menetap di Indonesia.

2. Wisatawan/bloger yang bisa mengambil foto pemandangan serta memiliki kemampuan mengedit audio-visual.
Asal ada kamera, ada baterai dan memorinya pastinya bisalah, ada komputer, dan ada software editing juga.

3. Wisatawan/bloger yang memiliki blog pribadi yang aktif. 
Masih ditanyain lagi tentang keaktifan gue menulis? GUE gitu loh, blog pribadi gue yang isinya nggak jelas kempor.com ini masih ada yang bilang nggak aktif? Hari gini punya blog nggak dirawat? ke laut aje...

4. Mereka yang menginginkan tantangan kekuatan dan daya tahan fisik, mengambil foto/ video, menulis dan berwisata.
Kalau memang ada yang memfasilitasi saya untuk berwisata, mengambil foto, dan menuliskannya di blog, pastinya saya nggak bakalan nolak. Apalagi kalau berhubungan dengan mendaki gunung, panjat tebing, dan caving. Berangkat langsung.

5. Wisatawan/bloger berumur 21 tahun dan ke atas.
Untung saja Mei kemarin saya sudah menginjak umur 21 tahun 23 tahun.

Untuk kelima syarat di atas sepertinya dengan mudah terpenuhi. hehehe

Tapi tunggu dulu, Malaysia? WTF! Oh No!!!! “TKI dibunuh”,“TKI diperkosa”,“pulau direbut”,“sepak bola” dan kabar buruk lainnya? Sempat terlintas juga di kepala, walaupun Nasionalis harus dijunjung tinggi, tetapi ke egoisan nggak perlu ikut campur di sini. Seandainya benar benar berangkat kesana, Saya akan membuktikan bahwa bangsa Indonesia ini nggak selemah yang mereka pikir. Akan saya kalahkan blogger blogger Malaysia dan Indonesia dalam kontes ini. hahahaha, pede tinggi amat.

Dan yang terakhir, “Kenapa Saya layak untuk menjadi 20 besar dalam kontes My Selangor Story 2013 ini?”

1. Yang jelas saya sudah memenuhi 5 syarat dasar yang dibuat oleh juri tadi, hehehehehe.
2. Popularitas dari setiap tulisan yang saya posting patut dipertimbangkan, karena dengan pageview kurang lebih 2500/day pastinya tulisan saya termasuk dalam kategori popular, hahahahaha. Sombong amat sih gue :D
3. Bukan memaksakan keinginan pribadi, tetapi sekedar menjelaskan sebuah mimpi yang selama ini belum terwujud. Maka dari pada itu, saya layak kan jadi 20 besar dari kontes My Selangor Story? Jadi intinya, ntar tahun baruannya di Selangor *ngarep banget :p

pada setuju kan saya jadi 20 besar di My Selangor Story 2013???



source gambar : fraserhill.info dan farm5.staticflickr.com


Wisata Gratis ke Selangor. Pernah nggak sih teman teman kepikiran jalan jalan ke luar negeri? Pengen kan? Kalo yang namanya blogger pastilah ada angan angan melintas di pikiran “suatu saat nanti, saya akan jalan jalan ke Malaysia atau kemana kek…”. Memang Malaysia merupakan salah satu dari beberapa Negara alternatif para traveler Indonesia sebagai batu loncatan untuk memulai petualangannya keliling dunia.

Salah satu tempat yang ingin saya kunjungi di Malaysia yaitu Selangor, memang sebelumnya belum pernah kesana. Tetapi menurut info yang saya dapatkan, bahwa di Selangor ada beberapa objek wisata yang menarik. Contoh saja:

Fraser's Hill


wisata gratis selangor

Pemandangan alam, pesona flora dan fauna di Fraser's Hill dilengkapi berbagai fasilitas lengkap pastinya serasa liburan di surga


Forestry Research Institute of Malaysia


wisata gratis selangor

Di Forestry Research Institute of Malaysia terdapat banyak flora dan fauna langka yang menarik pastinya kalau difoto

Dan masih banyak lagi tempat tempat yang bakalan asyik kalau kita ke Selangor. Setelah menghitung hitung biaya transport PP, biaya makan, penginapan, biaya lain, dan buat beli oleh-oleh, sepertinya keinginan jalan jalan ke Malaysia dengan status mahasiswa agak susah nih. Mungkin tahun depan kalau sudah kerja bisa menyempatkan diri jalan jalan pakai dana pribadi.

Tapi tunggu dulu, Kemarin dapet info dari Una kalau ada kontes yang hadiahnya wisata ke Selangor. Dengan gagah berani langsung saya buka deh alamat webnya di myselangorstory.com. Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi oleh calon peserta kontes ini, antara lain:

1. Wisatawan/bloger dari atau yang menetap di Malaysia / Indonesia.
Tidak perlu ditanyakan lagilah, saya adalah blogger yang merangkap jadi wisatawan sekaligus mahasiswa galau aktif dan untungnya masih menetap di Indonesia.

2. Wisatawan/bloger yang bisa mengambil foto pemandangan serta memiliki kemampuan mengedit audio-visual.
Asal ada kamera, ada baterai dan memorinya pastinya bisalah, ada komputer, dan ada software editing juga.

3. Wisatawan/bloger yang memiliki blog pribadi yang aktif. 
Masih ditanyain lagi tentang keaktifan gue menulis? GUE gitu loh, blog pribadi gue yang isinya nggak jelas kempor.com ini masih ada yang bilang nggak aktif? Hari gini punya blog nggak dirawat? ke laut aje...

4. Mereka yang menginginkan tantangan kekuatan dan daya tahan fisik, mengambil foto/ video, menulis dan berwisata.
Kalau memang ada yang memfasilitasi saya untuk berwisata, mengambil foto, dan menuliskannya di blog, pastinya saya nggak bakalan nolak. Apalagi kalau berhubungan dengan mendaki gunung, panjat tebing, dan caving. Berangkat langsung.

5. Wisatawan/bloger berumur 21 tahun dan ke atas.
Untung saja Mei kemarin saya sudah menginjak umur 21 tahun 23 tahun.

Untuk kelima syarat di atas sepertinya dengan mudah terpenuhi. hehehe

Tapi tunggu dulu, Malaysia? WTF! Oh No!!!! “TKI dibunuh”,“TKI diperkosa”,“pulau direbut”,“sepak bola” dan kabar buruk lainnya? Sempat terlintas juga di kepala, walaupun Nasionalis harus dijunjung tinggi, tetapi ke egoisan nggak perlu ikut campur di sini. Seandainya benar benar berangkat kesana, Saya akan membuktikan bahwa bangsa Indonesia ini nggak selemah yang mereka pikir. Akan saya kalahkan blogger blogger Malaysia dan Indonesia dalam kontes ini. hahahaha, pede tinggi amat.

Dan yang terakhir, “Kenapa Saya layak untuk menjadi 20 besar dalam kontes My Selangor Story 2013 ini?”

1. Yang jelas saya sudah memenuhi 5 syarat dasar yang dibuat oleh juri tadi, hehehehehe.
2. Popularitas dari setiap tulisan yang saya posting patut dipertimbangkan, karena dengan pageview kurang lebih 2500/day pastinya tulisan saya termasuk dalam kategori popular, hahahahaha. Sombong amat sih gue :D
3. Bukan memaksakan keinginan pribadi, tetapi sekedar menjelaskan sebuah mimpi yang selama ini belum terwujud. Maka dari pada itu, saya layak kan jadi 20 besar dari kontes My Selangor Story? Jadi intinya, ntar tahun baruannya di Selangor *ngarep banget :p

pada setuju kan saya jadi 20 besar di My Selangor Story 2013???



source gambar : fraserhill.info dan farm5.staticflickr.com


Minggu, 09 Desember 2012

Perjalanan menuju Mahameru. Coretan ini salah satu catatan perjalan saya menapak ujung sebuah keinginan. Dulu harapan menapak tanah tertinggi pulau jawa adalah suatu hal yang tidak mungkin saya capai, iya dulu itu hanya sebuah impian. Tapi sekarang bukan dulu lagi, dengan tekad ulet pantang koyak. Ditemani sekumpulan sobat sepenanggungan beralasan rasa kebersamaan, akhirnya impian mencium pasir Mahameru pun terwujud. Perjalanan menuju  Ranupani, Membeku dihangatnya Ranukumbolo, Dan akhirnya sekarang saatnya menikmati klimaks cerita Mahameru kemarin.

ranu kumbolo

ranukumbolo dipagi hari

Pukul 4.00, ranukumbolo sepertinya membangunkanku, menyentuh lututku yang tak terbungkus hangatnya celana hitam lusuhku ini. Tangan gemetar memaksa terus bergerak, gigi gerahamku mengatuk atuk seakan ingin melihat indahnya matahari pagi. Dan akhirnya kami pun berdelapan terbangun mengabadikan detik demi detik lirikan mentari pagi yang dari tadi mengitip malu di balik bukit. Ranukumbolo pun menjadi artis saat itu.

Gurihnya mie instan yang bercampur sarden, ditemani hangatnya kopi jahe membuat tubuh kami bersemangat melanjutkan petualangan ini. Pagi ini hanya kami berenam yang melanjutkan perjalan ke Mahameru. Dua teman kami tidak bisa melanjutkan perjalanan karena alasan kesehatan. Resiko terlalu besar dengan pertimbangan jalur pendakian yang masih panjang, akhirnya ke egoisan kami mengalah sejenak. Masih ada beberapa pos pos pendakian yang harus kami lalui, yang harus kami lalui bersama sama.

Tanjakan Cinta (8.45), Suguhan pertama di hadapan luasnya Ranukumbolo, Konon katanya apabila kita melewati tanjakan cinta tanpa menoleh kebelakang dan kita selalu memikirkan orang yang kita cintai "katanya" seh nantinya hubungan kita dengan dia akan baik. Yang bukan pacarnya ya nanti bisa jadi pacarnya, yang udah jadi pacarnya ya jadi langgeng. Intinya kita minta apa terkabul dah (kalau minta gantheng kayaknya susah deh....).

tanjakan cinta

tanjakan cinta, ayo pada semangat!!!

Oro-oro Ombo (9.10) Tidak lebih dari 15 menit, tanjakan cintapun kami lalui, istirahat 10 menit sepertinya akan memberikan kami tenaga untuk menuju pos selanjutnya. Dari kejauhan terlihat karpet warna ungu digelar, sebuah padang lavender terlihat indah sepanjang memandang. Seperti kebun lavender yang dirawat secara alami oleh dewa dewa penghuni Mahameru. Setelah melewati padang lavender, kita disambut sebuah gerbang daerah peralihan. Dari wilayah yang penuh dengan sabana menuju daerah yang dipenuhi pohon pohon besar

oro oro ombo

lavender bermekaran menghiasi kelelahan sesaat di Oro oro ombo

Cemoro Kandang, (9.38)  Sebuah rubuhan pohon besar sebagai pintunya menyambut hembusan nafas kami yang mulai pelan setelah berjalan 3 jam. Suasana mencair saat kita foto foto bersama, walaupun lelah terasa. Terlihat gersang dan tandus, pohon pohon besar dengan sedikit ruput kering menjauhi keindahan bunga bunga lavender. Seakan gerbang Oro oro ombo angkuh berdiri menantang kami,

cemoro kandang

Cemoro kandang mulai terlihat dengan pohon cemaranya

Kalimati (12.25), terdapat sebuah shelter permanen yang sangat cocok digunakan untuk ngecamp. Kebanyakan dari para pendaki Semeru sebelum muncak memilih ngecamp di Kalimati. Dan saat jam 12 malem baru muncak ke Mahameru melewati Arcopodo. Sumber air terakhir terletak di Sumber mani yang jaraknya 1 jam dari Kalimati. Diperjalanan menuju Kalimati tadi, kami bertemu bapak bapak yang sudah berpengalaman mendaki Semeru. Dan sesuai saran beliau, kami pun tidak mendirikan tenda di Kalimati, tetapi langsung melanjutkan perjalanan ke Arcopodo. Sudah 4 Jam berlalu akhirnya sampai juga di Arcopodo, medan menanjak sangat mengasikan bagi kami, iya mengasyikan. Ditutup dengan mendirikan tenda dan masak masak di Arcopodo, sangat menyenangkan hari ini.

kalimati
Puncak Mahameru terlihat menjulang tinggi dari kalimati

Kami memutuskan tidak membangun tenda di Kalimati dengan beberapa pertimbangan. Apabila kami muncak dari Kalimati ke Mahameru pastinya nanti akan kehabisan waktu dan tenaga. Melihat track dari Kalimati ke Arcopo sendiri yang selalu menanjak. Sekitar 4 jam kami habiskan untuk berjalan dari Kalimati ke Arcopodo, dan akhirnya sore hari kita bisa membangun tenda di Arcopodo. (16.30)


arcapada

Arcopodo diselimuti dingin pagi

Arcopodo, Jam 23.00 tepat kami ber enam melanjutkan perjalanan ke puncak Mahameru. Di tengah perjalanan kami berpisah satu sama lain dengan pertimbangan kemampuan fisik yang berbeda beda. Ada yang ikut kelompok pendaki lain, ada yang istirahat menunggu giliran mendaki, ada juga yang tidur untuk menghimpun tenaga. Medan pasir dengan sudut elevasi lebih dari 45 derajat bukanlah hal yang biasa kami lalui. Berbeda dengan di jalan biasa, sekali langkah di Mahameru adalah 5cm, setiap kami melangkah pasti melorot lagi, dan begitu seterusnya. 5cm demi 5cm kami lalui, menuju puncak para dewa dewi.

Tiba tiba ingat mati, Akibat terpisah dari kelompok pendakian, rasa penasaran ini membuat saya mengambil jalur sebelah kanan dan itu merupakan sebuah kesalahan fatal. Rasa putus asa sempat melintas, bayang bayang batu nisan bertuliskan nama "ini" membuat teringat orang tua yang nggak tau kalau anaknya sedang mendaki gunung Semeru. Dengan kondisi perut kosong dan lapar, botol mizone yang telah habis diperjalanan, akhirnya saya berhenti sejenak untuk tidur dan menenangkan pikiran. Sinar mentari pagi menggapai, membuat diri ini kembali semangat melanjutkan pendakian. Setelah mencari cari di dalam tas, akhirya saya menemukan sepotong oreo dan sebotol air yang membuat semangat untuk bertahan hidup ini muncul kembali. Setelah berjalan 7 jam sendirian, tanpa teman dan bayangan kematian akhirnya puncak Mahameru terlihat. Senyum teman teman menyambut saya di puncak Mahameru, kulit merinding seakan tidak percaya.

memoriam soe hok gie

yang mencintai udara jernih, yang mencintai terbang.....

Rasa capek, dan senang bercampur aduk jadi satu, haru yang tidak bisa dibagi dengan orang yang kita cintai adalah sangat menyesakan. Tiba tiba saja mata serasa berkaca kaca dengan sendirinya, hanya bisa diam melihat keagungan Tuhan. Serentak merinding melihat betapa kecilnya kita jika dibandingkan semua ciptaan Tuhan. Teringat semua kesombongan kesombongan yang kemarin memukul hati. Hanya membuat kami terdiam.

Semeru, sebuah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Dengan berbagai keindahan alam dan cerita mistisnya. Gunungnya para dewa. Puncakmu Mahameru sebagai tempat para pencabut nyawa, yang  tak akan terlupa.

...Mahameru, kumerindukan pasirmu terbalut di tubuhku



FOTO FOTO NARSIS SELAMA PERJALANAN


fedi nuril kalau di gunung tetep aja bauna wangi abis ~ fotoku mana?


artis 5 cm

sempet narsis narsisan sama pemain film 5cm (lupa siapa namanya, jonet jonet gitu) ~ fotoku mana?

cemoro kandang

duduk duduk menikmati udara sore hari

anak anak gagah lintas jalur mesin its

yang udah nyampe puncak poto2 dulu :D 


lintas jalur mesin its

tim ekspedisi Semeru teknik mesin lintas jalur ITS

kempor atwapala solo

he he :D

kempor atwapala solo

narsissssssssssssssssssssssss abis!!  wowowowow, masalah buat kalian??? hah?? :p

udahan dulu yak :D
postingan terpanjang yang pernah saya bikin nih, n ternarsis. wokokokoko 







Perjalanan menuju Mahameru. Coretan ini salah satu catatan perjalan saya menapak ujung sebuah keinginan. Dulu harapan menapak tanah tertinggi pulau jawa adalah suatu hal yang tidak mungkin saya capai, iya dulu itu hanya sebuah impian. Tapi sekarang bukan dulu lagi, dengan tekad ulet pantang koyak. Ditemani sekumpulan sobat sepenanggungan beralasan rasa kebersamaan, akhirnya impian mencium pasir Mahameru pun terwujud. Perjalanan menuju  Ranupani, Membeku dihangatnya Ranukumbolo, Dan akhirnya sekarang saatnya menikmati klimaks cerita Mahameru kemarin.

ranu kumbolo

ranukumbolo dipagi hari

Pukul 4.00, ranukumbolo sepertinya membangunkanku, menyentuh lututku yang tak terbungkus hangatnya celana hitam lusuhku ini. Tangan gemetar memaksa terus bergerak, gigi gerahamku mengatuk atuk seakan ingin melihat indahnya matahari pagi. Dan akhirnya kami pun berdelapan terbangun mengabadikan detik demi detik lirikan mentari pagi yang dari tadi mengitip malu di balik bukit. Ranukumbolo pun menjadi artis saat itu.

Gurihnya mie instan yang bercampur sarden, ditemani hangatnya kopi jahe membuat tubuh kami bersemangat melanjutkan petualangan ini. Pagi ini hanya kami berenam yang melanjutkan perjalan ke Mahameru. Dua teman kami tidak bisa melanjutkan perjalanan karena alasan kesehatan. Resiko terlalu besar dengan pertimbangan jalur pendakian yang masih panjang, akhirnya ke egoisan kami mengalah sejenak. Masih ada beberapa pos pos pendakian yang harus kami lalui, yang harus kami lalui bersama sama.

Tanjakan Cinta (8.45), Suguhan pertama di hadapan luasnya Ranukumbolo, Konon katanya apabila kita melewati tanjakan cinta tanpa menoleh kebelakang dan kita selalu memikirkan orang yang kita cintai "katanya" seh nantinya hubungan kita dengan dia akan baik. Yang bukan pacarnya ya nanti bisa jadi pacarnya, yang udah jadi pacarnya ya jadi langgeng. Intinya kita minta apa terkabul dah (kalau minta gantheng kayaknya susah deh....).

tanjakan cinta

tanjakan cinta, ayo pada semangat!!!

Oro-oro Ombo (9.10) Tidak lebih dari 15 menit, tanjakan cintapun kami lalui, istirahat 10 menit sepertinya akan memberikan kami tenaga untuk menuju pos selanjutnya. Dari kejauhan terlihat karpet warna ungu digelar, sebuah padang lavender terlihat indah sepanjang memandang. Seperti kebun lavender yang dirawat secara alami oleh dewa dewa penghuni Mahameru. Setelah melewati padang lavender, kita disambut sebuah gerbang daerah peralihan. Dari wilayah yang penuh dengan sabana menuju daerah yang dipenuhi pohon pohon besar

oro oro ombo

lavender bermekaran menghiasi kelelahan sesaat di Oro oro ombo

Cemoro Kandang, (9.38)  Sebuah rubuhan pohon besar sebagai pintunya menyambut hembusan nafas kami yang mulai pelan setelah berjalan 3 jam. Suasana mencair saat kita foto foto bersama, walaupun lelah terasa. Terlihat gersang dan tandus, pohon pohon besar dengan sedikit ruput kering menjauhi keindahan bunga bunga lavender. Seakan gerbang Oro oro ombo angkuh berdiri menantang kami,

cemoro kandang

Cemoro kandang mulai terlihat dengan pohon cemaranya

Kalimati (12.25), terdapat sebuah shelter permanen yang sangat cocok digunakan untuk ngecamp. Kebanyakan dari para pendaki Semeru sebelum muncak memilih ngecamp di Kalimati. Dan saat jam 12 malem baru muncak ke Mahameru melewati Arcopodo. Sumber air terakhir terletak di Sumber mani yang jaraknya 1 jam dari Kalimati. Diperjalanan menuju Kalimati tadi, kami bertemu bapak bapak yang sudah berpengalaman mendaki Semeru. Dan sesuai saran beliau, kami pun tidak mendirikan tenda di Kalimati, tetapi langsung melanjutkan perjalanan ke Arcopodo. Sudah 4 Jam berlalu akhirnya sampai juga di Arcopodo, medan menanjak sangat mengasikan bagi kami, iya mengasyikan. Ditutup dengan mendirikan tenda dan masak masak di Arcopodo, sangat menyenangkan hari ini.

kalimati
Puncak Mahameru terlihat menjulang tinggi dari kalimati

Kami memutuskan tidak membangun tenda di Kalimati dengan beberapa pertimbangan. Apabila kami muncak dari Kalimati ke Mahameru pastinya nanti akan kehabisan waktu dan tenaga. Melihat track dari Kalimati ke Arcopo sendiri yang selalu menanjak. Sekitar 4 jam kami habiskan untuk berjalan dari Kalimati ke Arcopodo, dan akhirnya sore hari kita bisa membangun tenda di Arcopodo. (16.30)


arcapada

Arcopodo diselimuti dingin pagi

Arcopodo, Jam 23.00 tepat kami ber enam melanjutkan perjalanan ke puncak Mahameru. Di tengah perjalanan kami berpisah satu sama lain dengan pertimbangan kemampuan fisik yang berbeda beda. Ada yang ikut kelompok pendaki lain, ada yang istirahat menunggu giliran mendaki, ada juga yang tidur untuk menghimpun tenaga. Medan pasir dengan sudut elevasi lebih dari 45 derajat bukanlah hal yang biasa kami lalui. Berbeda dengan di jalan biasa, sekali langkah di Mahameru adalah 5cm, setiap kami melangkah pasti melorot lagi, dan begitu seterusnya. 5cm demi 5cm kami lalui, menuju puncak para dewa dewi.

Tiba tiba ingat mati, Akibat terpisah dari kelompok pendakian, rasa penasaran ini membuat saya mengambil jalur sebelah kanan dan itu merupakan sebuah kesalahan fatal. Rasa putus asa sempat melintas, bayang bayang batu nisan bertuliskan nama "ini" membuat teringat orang tua yang nggak tau kalau anaknya sedang mendaki gunung Semeru. Dengan kondisi perut kosong dan lapar, botol mizone yang telah habis diperjalanan, akhirnya saya berhenti sejenak untuk tidur dan menenangkan pikiran. Sinar mentari pagi menggapai, membuat diri ini kembali semangat melanjutkan pendakian. Setelah mencari cari di dalam tas, akhirya saya menemukan sepotong oreo dan sebotol air yang membuat semangat untuk bertahan hidup ini muncul kembali. Setelah berjalan 7 jam sendirian, tanpa teman dan bayangan kematian akhirnya puncak Mahameru terlihat. Senyum teman teman menyambut saya di puncak Mahameru, kulit merinding seakan tidak percaya.

memoriam soe hok gie

yang mencintai udara jernih, yang mencintai terbang.....

Rasa capek, dan senang bercampur aduk jadi satu, haru yang tidak bisa dibagi dengan orang yang kita cintai adalah sangat menyesakan. Tiba tiba saja mata serasa berkaca kaca dengan sendirinya, hanya bisa diam melihat keagungan Tuhan. Serentak merinding melihat betapa kecilnya kita jika dibandingkan semua ciptaan Tuhan. Teringat semua kesombongan kesombongan yang kemarin memukul hati. Hanya membuat kami terdiam.

Semeru, sebuah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Dengan berbagai keindahan alam dan cerita mistisnya. Gunungnya para dewa. Puncakmu Mahameru sebagai tempat para pencabut nyawa, yang  tak akan terlupa.

...Mahameru, kumerindukan pasirmu terbalut di tubuhku



FOTO FOTO NARSIS SELAMA PERJALANAN


fedi nuril kalau di gunung tetep aja bauna wangi abis ~ fotoku mana?


artis 5 cm

sempet narsis narsisan sama pemain film 5cm (lupa siapa namanya, jonet jonet gitu) ~ fotoku mana?

cemoro kandang

duduk duduk menikmati udara sore hari

anak anak gagah lintas jalur mesin its

yang udah nyampe puncak poto2 dulu :D 


lintas jalur mesin its

tim ekspedisi Semeru teknik mesin lintas jalur ITS

kempor atwapala solo

he he :D

kempor atwapala solo

narsissssssssssssssssssssssss abis!!  wowowowow, masalah buat kalian??? hah?? :p

udahan dulu yak :D
postingan terpanjang yang pernah saya bikin nih, n ternarsis. wokokokoko 







Senin, 03 Desember 2012

Diperkirakan bahwa pada tahun 2050-an cadangan minyak dunia akan habis, bisa kita lihat dengan jelas bagaimana meningkatnya kebutuhan akan energi fosil penduduk Indonesia yang konsumtif ini. Data tahun 2003 sendiri menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan BBM sebesar 1 juta bph, sedangkan yang dapat dipasok dari kilang dalam negeri sebesar 0,75 bph. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, sejumlah 0,25 bph BBM harus diimpor. Apa yang nggak kita impor sekarang? Beras? Kedelai? Sapi? Bahkan headband buat tutup rambut aja juga import.

Padahal kalau kita lihat dengan mata terbuka, banyak sekali energi alternatif yang belum dimanfaatkan di Indonesia ini. Seperti potensi geothermal sangat besar di Indonesia, Hydroelectric belum terjamah sama sekali, pemanfaatan biomassa juga belum begitu maksimal, potensi angin yang sangat sedikit termanfaatkan bahkan yang paling melimpah yaitu energi matahari belum juga merakyat di negeri ini.

Salah satu alternatif terakhir yaitu energi dari nuklir. Memang teknologi nuklir sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Tetapi dengan kapasitas negeri ini, sepertinya masih belum percaya diri jika kita mengembangkan dengan resiko yang terlalu besar.

Oke, kita jangan terlalu berpikiran muluk muluk terlebih dahulu, sebaiknya kita manfaatkan energi paling melimpah di negeri ini saja , yang sekirannya tidak akan habis sampai kiamat nanti. Iya energi dari matahari., Energi yang paling sedikit dimanfaatkan dan di kembangkan di Indonesia, tetapi memiliki potensi yang sangat menjanjikan kedepannya.

Kita ambil contoh paling simpel dalam kehidupan sehari hari kita saja, bentuk dari kontruksi SPBU pertamina di dekat rumah kita, pernah kan lihat dan memperhatikan kontruksi dari pom bensin?

surya cell pertamina

Source gambar: berdikaricitasejahtera.wordpress.com

Bayangkan jika atap SPBU Pertamina yang lebar dan terbuka tersebut kita pasang sebuah panel surya diatasnya? Berapa KWH yang dihasilkan dari 1 atap tersebut ya?

Salah satu hal sepele lain yang jika kita amati dengan pikiran terbuka mungkin bisa dijadikan energi alternatif lain yaitu selokan di pintu masuk dan pintu keluar dari SPBU Pertamina, pernah lihat kan?


energi ramah lingkungan pertamina

source gambar: yongkilunt.wordpress.com

Apabila kita pasang sebuah rangkaian mekanik yang akan naik turun jika dilewati motor atau mobil, dan dengan sebuah rangkaian tertentu kita bisa mengubah gerakan translasi naik turun tadi menjadi gerakan rotasi putaran yang selanjutnya kita ubah menjadi energi listrik menggunakan generator. Dengan jumlah kendaraan yang lewat keluar masuk pom bensin, secara tidak sengaja akan membantu menggerakan generator. Walaupun kecil kapasitasnya, tetapi akan berbeda jika diakumulasikan selama sehari.

Masa depan nanti adalah era era mobil hybrid, bahkan bisa saja mobil yang menggunakan bahan bakar baik fosil maupun biomassa yang bisa diperbarui akan tergeser oleh mobil listrik. Dengan pemanfaatan energi matahari dan waste energy lainnya seperti energi panas buangan dari pabrik, regeneratife shockabsorber, diharapkan akan membantu kelestarian bumi ini dari polusi udara, dan juga meminimalisir terjadinya global warming.

Sekarang jamannya energi ramah lingkungan (kayaknya).

Diperkirakan bahwa pada tahun 2050-an cadangan minyak dunia akan habis, bisa kita lihat dengan jelas bagaimana meningkatnya kebutuhan akan energi fosil penduduk Indonesia yang konsumtif ini. Data tahun 2003 sendiri menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan BBM sebesar 1 juta bph, sedangkan yang dapat dipasok dari kilang dalam negeri sebesar 0,75 bph. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, sejumlah 0,25 bph BBM harus diimpor. Apa yang nggak kita impor sekarang? Beras? Kedelai? Sapi? Bahkan headband buat tutup rambut aja juga import.

Padahal kalau kita lihat dengan mata terbuka, banyak sekali energi alternatif yang belum dimanfaatkan di Indonesia ini. Seperti potensi geothermal sangat besar di Indonesia, Hydroelectric belum terjamah sama sekali, pemanfaatan biomassa juga belum begitu maksimal, potensi angin yang sangat sedikit termanfaatkan bahkan yang paling melimpah yaitu energi matahari belum juga merakyat di negeri ini.

Salah satu alternatif terakhir yaitu energi dari nuklir. Memang teknologi nuklir sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Tetapi dengan kapasitas negeri ini, sepertinya masih belum percaya diri jika kita mengembangkan dengan resiko yang terlalu besar.

Oke, kita jangan terlalu berpikiran muluk muluk terlebih dahulu, sebaiknya kita manfaatkan energi paling melimpah di negeri ini saja , yang sekirannya tidak akan habis sampai kiamat nanti. Iya energi dari matahari., Energi yang paling sedikit dimanfaatkan dan di kembangkan di Indonesia, tetapi memiliki potensi yang sangat menjanjikan kedepannya.

Kita ambil contoh paling simpel dalam kehidupan sehari hari kita saja, bentuk dari kontruksi SPBU pertamina di dekat rumah kita, pernah kan lihat dan memperhatikan kontruksi dari pom bensin?

surya cell pertamina

Source gambar: berdikaricitasejahtera.wordpress.com

Bayangkan jika atap SPBU Pertamina yang lebar dan terbuka tersebut kita pasang sebuah panel surya diatasnya? Berapa KWH yang dihasilkan dari 1 atap tersebut ya?

Salah satu hal sepele lain yang jika kita amati dengan pikiran terbuka mungkin bisa dijadikan energi alternatif lain yaitu selokan di pintu masuk dan pintu keluar dari SPBU Pertamina, pernah lihat kan?


energi ramah lingkungan pertamina

source gambar: yongkilunt.wordpress.com

Apabila kita pasang sebuah rangkaian mekanik yang akan naik turun jika dilewati motor atau mobil, dan dengan sebuah rangkaian tertentu kita bisa mengubah gerakan translasi naik turun tadi menjadi gerakan rotasi putaran yang selanjutnya kita ubah menjadi energi listrik menggunakan generator. Dengan jumlah kendaraan yang lewat keluar masuk pom bensin, secara tidak sengaja akan membantu menggerakan generator. Walaupun kecil kapasitasnya, tetapi akan berbeda jika diakumulasikan selama sehari.

Masa depan nanti adalah era era mobil hybrid, bahkan bisa saja mobil yang menggunakan bahan bakar baik fosil maupun biomassa yang bisa diperbarui akan tergeser oleh mobil listrik. Dengan pemanfaatan energi matahari dan waste energy lainnya seperti energi panas buangan dari pabrik, regeneratife shockabsorber, diharapkan akan membantu kelestarian bumi ini dari polusi udara, dan juga meminimalisir terjadinya global warming.

Sekarang jamannya energi ramah lingkungan (kayaknya).

Jumat, 30 November 2012

Uang adalah salah satu hal terpenting yang dilomba lombakan untuk diraih, tidak hanya di kota saja, tetapi sudah merambah ke pelosok pelosok desa. Uang seperti halnya bola sepak yang ditendang kesana kemari dan diperebutkan antar para pemain. Pernah terdengar dari seorang pemuda yang tidak menerima keadaan sebuah kehidupan desa. "Mak aku mau kerja di kota, biar cepet dapet duit banyak. Di desa susah dapet duit mak". Sungguh sengsara kehidupan di desa yang jauh dari lapangan pekerjaan dan jauh dari ciuman kasih pemerintah.

Sempatkah teman teman berkunjung di sebelah selatan kota solo? daerah wonogiri ataupun gunung kidul?. Saya sarankan sempatkanlah menjenguk kesana. Daerah wonogiri termasuk kawasan karst gunung sewu yang sudah lama kesulitan mendapatkan air. Jangan heran jika di samping setiap rumah rumah biasanya dihiasi sebuah bak bundar yang besar dan tinggi. Bak ini digunakan sebagai tandon air dikala musim hujan, dan digunakan sebagai tandon air dari PDAM selama musim kemarau.

Beruntung jika truk tangki PDAM bisa masuk ke desa, tapi sangat disayangkan tidak semuanya rumah warga desa memiliki akses jalan yang bisa dilalui sebuah truk. Jangankan sebuah truk, motor saja sangat sulit menjangkau naik turunnya jalan berbatu wonogiri. Selain keadaan dimana sarana transportasi sangat tidak memadai, letak desa yang jauh dari kota, apalagi yang bisa dilakukan?

kesulitan air wonogiri
 seorang ibu yang sedang mengambil air, sumber solopos.com

Setiap penyakit ada obatnya, dan pastinya masalah yang diberikan oleh Tuhan YME pasti ada pemecahannya. Warga desa dengan segala keterbatasannya hanya bisa mengumpulkan tetes demi tetes air dari sebuah akar pohon.  Mereka rela mengantri untuk mendapatkan beberapa jerigen demi memenuhi kebutuhan air setiap harinya. Kebutuhan mandi, makan, minum, ladang dan hewan ternak bukan tidak memerlukan air yang sedikit kan?.

Beberapa dari desa di daerah wonogiri sudah mendapatkan bantuan pemerintah. Contohnya saja di desa Sumber Agung yang sudah berhasil memanfaatkan air sungai bawah tanah di gua Seban dan Songo. Sebelum diangkat menggunakan pompa sumersible seperti sekarang ini, dahulu para simbah simbah hanya berbekal peralatan sederhana menggunakan bambu bambu sebagai pijakan menuruni gua vertikal 100 meter kedalam perut bumi. Dengan resiko jatuh dari ketinggian 70 meter, mereka menapaki bambu satu ke bambu lain menuju sumber air di dalam gua.

lumpur luweng songo

lumpur adalah salah satu kendala kami - foto by Lurah Solo, GiriBahama

Mereka tidak dibayar, mereka tidak ingin diberi tepuk tangan, tidak juga sebuah pujian, hanya sebuah rasa ingin bertahan. Bertahan dengan kelestarian alam sekitar, saling menjaga dan mengerti. Jauh dari sorot politik di negeri ini yang semakin busuk, jauh dari ciuman penjilat yang mengejar uang haram. Mereka tetap berusaha dan mencoba melestarikan alam sekitar, berharap air yang berada di bawah telapak kaki mereka tetap mengalir lancar. Tetapi banyak kelakuan dari warga sekitar yang sangat disayangkan, "buang sampah sembarangan". Sangat disayangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih saja membudaya di negeri ini. Tidak di kota tidak di desa, semua sama saja.

gua njenggung pacitan

kami kotori air kami - foto by Lurah Solo, GiriBahama

Sampah sampah plastik, bungkus sampho, sabun mandi, menyambut dengan senyum kotornya. Keterbalikan fakta bahwa air merupakan kebutuhan utama penduduk desa disekitar gua Njenggung. Peran dari pemerintah dan pemerhati lingkungan sangat diperlukan untuk memberikan penyuluhan penyuluhan. Penduduk desa belum begitu paham jika sampah sampah yang mereka buang sembarangan sedikit demi sedikit di mulut gua Njenggung tersebut bisa menyebabkan tersumbatnya aliran sungai bawah tanah. Selain itu juga bisa mencemari sumber air yang berada dibawahnya.

Berbagai masalah sepele bermunculan, dengan berkedok menambah lapangan pekerjaan, pembangunan, dan alasan meningkatkan pendapatan daerah di Wonogiri. Sangat disayangkan bahwa pemerintah berencana mendirikan pabrik semen yang sudah jelas akan mengancam sumber kehidupan mereka. Kawasan karst gunung sewu memang menyimpan bahan baku semen yang melimpah, dan diramalkan tidak habis jika ditambang selama 100 tahun. Tidak diragukan lagi banyak investor yang akan menanamkan modal untuk mendirikan pabrik semen di wonogiri.

Buaian uang berwarna merah seratus ribuan tak membelokan tekad mereka untuk terus melestarikan lingkungan sekitar. Ditemani warga sekitar, Lurah desa pucung, Wonogiri pun terjun langsung dalam pembangunan bendungan di gua Suruh. Mewujudkan impian teman teman yang sudah mendata gua Suruh 9 tahun lamanya. Mewujudkan mimpi warga agar bisa menikmati air mengucur di keran depan rumahnya. Dan tidak lelah lagi menunggu air yang tak kunjung datang.

pengangkatan air gua suruh

warga desa dalam pembuatan bendungan di gua suruh - foto by Lurah Solo, 
GiriBahama

Sekali lagi mereka tidak membutuhkan tepuk tangan dan pujian, walaupun gempuran gonjang ganjing pabrik semen yang terus membayang tidak akan mematahkan semangat mereka. Sebuah bagian kecil dari masyarakat daerah wonogiri yang jauh dari ciuman kasih pemerintah, mencoba mengumpulkan tetes tetes kehidupan dari perut bumi. Menerjang resiko tinggi bergelantungan di seutas tali. Mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya bagi anak, istri dan desanya.

Nasehat bagi yang suka membuang buang air bersih untuk keperluan yang tidak penting di rumah. Sekarang cobalah berpikir jika kita berada di posisi mereka? Dengan sehari atau beberapa hari hidup di sana pastinya kita akan mengetahui seberapa penting air bagi kelangsungan hidup manusia. Walaupun hanya segayung, segelas, ataupun setetes akan sangat berharga jika kita mengetahui cara mendapatkannya. 

Itulah sedikit cerita untuk menggugah dan membuka mata dari sudut pandang berbeda, semoga sukses pengangkatan air di gua suruh. Hanya lewat tulisan tulisan seperti ini saya bisa membantu, semoga ada pihak pemerintah yang membaca tulisan ini dan mau sedikit memberikan bantuan. amienn...

Video pengangkatan air di gua suruh "seteguk air seteguk harapan" by Lurah Solo



sumber video: Giribahama Ums


...keep solo caver

Uang adalah salah satu hal terpenting yang dilomba lombakan untuk diraih, tidak hanya di kota saja, tetapi sudah merambah ke pelosok pelosok desa. Uang seperti halnya bola sepak yang ditendang kesana kemari dan diperebutkan antar para pemain. Pernah terdengar dari seorang pemuda yang tidak menerima keadaan sebuah kehidupan desa. "Mak aku mau kerja di kota, biar cepet dapet duit banyak. Di desa susah dapet duit mak". Sungguh sengsara kehidupan di desa yang jauh dari lapangan pekerjaan dan jauh dari ciuman kasih pemerintah.

Sempatkah teman teman berkunjung di sebelah selatan kota solo? daerah wonogiri ataupun gunung kidul?. Saya sarankan sempatkanlah menjenguk kesana. Daerah wonogiri termasuk kawasan karst gunung sewu yang sudah lama kesulitan mendapatkan air. Jangan heran jika di samping setiap rumah rumah biasanya dihiasi sebuah bak bundar yang besar dan tinggi. Bak ini digunakan sebagai tandon air dikala musim hujan, dan digunakan sebagai tandon air dari PDAM selama musim kemarau.

Beruntung jika truk tangki PDAM bisa masuk ke desa, tapi sangat disayangkan tidak semuanya rumah warga desa memiliki akses jalan yang bisa dilalui sebuah truk. Jangankan sebuah truk, motor saja sangat sulit menjangkau naik turunnya jalan berbatu wonogiri. Selain keadaan dimana sarana transportasi sangat tidak memadai, letak desa yang jauh dari kota, apalagi yang bisa dilakukan?

kesulitan air wonogiri
 seorang ibu yang sedang mengambil air, sumber solopos.com

Setiap penyakit ada obatnya, dan pastinya masalah yang diberikan oleh Tuhan YME pasti ada pemecahannya. Warga desa dengan segala keterbatasannya hanya bisa mengumpulkan tetes demi tetes air dari sebuah akar pohon.  Mereka rela mengantri untuk mendapatkan beberapa jerigen demi memenuhi kebutuhan air setiap harinya. Kebutuhan mandi, makan, minum, ladang dan hewan ternak bukan tidak memerlukan air yang sedikit kan?.

Beberapa dari desa di daerah wonogiri sudah mendapatkan bantuan pemerintah. Contohnya saja di desa Sumber Agung yang sudah berhasil memanfaatkan air sungai bawah tanah di gua Seban dan Songo. Sebelum diangkat menggunakan pompa sumersible seperti sekarang ini, dahulu para simbah simbah hanya berbekal peralatan sederhana menggunakan bambu bambu sebagai pijakan menuruni gua vertikal 100 meter kedalam perut bumi. Dengan resiko jatuh dari ketinggian 70 meter, mereka menapaki bambu satu ke bambu lain menuju sumber air di dalam gua.

lumpur luweng songo

lumpur adalah salah satu kendala kami - foto by Lurah Solo, GiriBahama

Mereka tidak dibayar, mereka tidak ingin diberi tepuk tangan, tidak juga sebuah pujian, hanya sebuah rasa ingin bertahan. Bertahan dengan kelestarian alam sekitar, saling menjaga dan mengerti. Jauh dari sorot politik di negeri ini yang semakin busuk, jauh dari ciuman penjilat yang mengejar uang haram. Mereka tetap berusaha dan mencoba melestarikan alam sekitar, berharap air yang berada di bawah telapak kaki mereka tetap mengalir lancar. Tetapi banyak kelakuan dari warga sekitar yang sangat disayangkan, "buang sampah sembarangan". Sangat disayangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih saja membudaya di negeri ini. Tidak di kota tidak di desa, semua sama saja.

gua njenggung pacitan

kami kotori air kami - foto by Lurah Solo, GiriBahama

Sampah sampah plastik, bungkus sampho, sabun mandi, menyambut dengan senyum kotornya. Keterbalikan fakta bahwa air merupakan kebutuhan utama penduduk desa disekitar gua Njenggung. Peran dari pemerintah dan pemerhati lingkungan sangat diperlukan untuk memberikan penyuluhan penyuluhan. Penduduk desa belum begitu paham jika sampah sampah yang mereka buang sembarangan sedikit demi sedikit di mulut gua Njenggung tersebut bisa menyebabkan tersumbatnya aliran sungai bawah tanah. Selain itu juga bisa mencemari sumber air yang berada dibawahnya.

Berbagai masalah sepele bermunculan, dengan berkedok menambah lapangan pekerjaan, pembangunan, dan alasan meningkatkan pendapatan daerah di Wonogiri. Sangat disayangkan bahwa pemerintah berencana mendirikan pabrik semen yang sudah jelas akan mengancam sumber kehidupan mereka. Kawasan karst gunung sewu memang menyimpan bahan baku semen yang melimpah, dan diramalkan tidak habis jika ditambang selama 100 tahun. Tidak diragukan lagi banyak investor yang akan menanamkan modal untuk mendirikan pabrik semen di wonogiri.

Buaian uang berwarna merah seratus ribuan tak membelokan tekad mereka untuk terus melestarikan lingkungan sekitar. Ditemani warga sekitar, Lurah desa pucung, Wonogiri pun terjun langsung dalam pembangunan bendungan di gua Suruh. Mewujudkan impian teman teman yang sudah mendata gua Suruh 9 tahun lamanya. Mewujudkan mimpi warga agar bisa menikmati air mengucur di keran depan rumahnya. Dan tidak lelah lagi menunggu air yang tak kunjung datang.

pengangkatan air gua suruh

warga desa dalam pembuatan bendungan di gua suruh - foto by Lurah Solo, 
GiriBahama

Sekali lagi mereka tidak membutuhkan tepuk tangan dan pujian, walaupun gempuran gonjang ganjing pabrik semen yang terus membayang tidak akan mematahkan semangat mereka. Sebuah bagian kecil dari masyarakat daerah wonogiri yang jauh dari ciuman kasih pemerintah, mencoba mengumpulkan tetes tetes kehidupan dari perut bumi. Menerjang resiko tinggi bergelantungan di seutas tali. Mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya bagi anak, istri dan desanya.

Nasehat bagi yang suka membuang buang air bersih untuk keperluan yang tidak penting di rumah. Sekarang cobalah berpikir jika kita berada di posisi mereka? Dengan sehari atau beberapa hari hidup di sana pastinya kita akan mengetahui seberapa penting air bagi kelangsungan hidup manusia. Walaupun hanya segayung, segelas, ataupun setetes akan sangat berharga jika kita mengetahui cara mendapatkannya. 

Itulah sedikit cerita untuk menggugah dan membuka mata dari sudut pandang berbeda, semoga sukses pengangkatan air di gua suruh. Hanya lewat tulisan tulisan seperti ini saya bisa membantu, semoga ada pihak pemerintah yang membaca tulisan ini dan mau sedikit memberikan bantuan. amienn...

Video pengangkatan air di gua suruh "seteguk air seteguk harapan" by Lurah Solo



sumber video: Giribahama Ums


...keep solo caver

Selasa, 27 November 2012

Pendakian massal gunung merbabu via tekelan. Sudah berapa kali ya saya naik turun merbabu? dan sudah berapa kali juga saya cerita diblog mengenai pendakian massal? Untuk selengkapnya hitung sendiri saja postingan saya mengenai pendakian massal. Dan sayang nya kali ini peristiwa itu terulang lagi, sekedar info saja bagi para pecinta olahraga outdoor, atau sekedar pencari hiburan menantang. Ayo segera ikuti pendakian massal ke gunung Merbabu, yang ngadain adik adik atwapala tuh.

merapi dari merbabu

masih inget nggak postingan saya mengenai gambar diatas? sebuah negeri diatas awan

Tepatnya besok tanggal 8 dan 9 Desember 2012, insya Allah pendakian massal akan diselenggarakan (resmi amat bahasanya). Untuk fasilitasnya standar sih, tapi kalau dihitung hitung mah untung banget loh ikut pendakian massal ini. Cuman 50 rebu perak doank sudah dapet berbagai fasilitas dan yang penting dapet banyak teman coy (dijamin pasti dapet teman baru), mengenai fasilitasnya bisa dilihat lebih detail di brosur.

Sedikit tips bagi temen temen yang mau mengikuti pendakian massal yang diadakan adik adik atwapala ini, bukan tips sebenernya, tetapi lebih ke rahasia yang akan saya sebarkan agar nantinya para peserta pendakian pulang nggak cuman membawa pakaian kotor dan capek

1. Bagi kamu yang pengen ikut pendakian massal yang diadakan temen temen atwapala, sebaiknya hadir dalam technical meeting. Dalam TM nantinya dijelaskan jalur dan peraturan peraturan yang harus dipatuhi, kelengkapan dan fasilitas yang diberikan, selain itu kadang diberi tips tips agar aman dalam mendaki. Sesi tanya jawab juga diberikan, jadi nantinya kalau ada pertanyaan "kenapa naik gunung" maka nggak bingung lagi apa jawabananya

2. Bagi kamu yang sudah expert dalam pendakian gunung, yang udah loncat dari satu gunung ke gunung lain? dimohon lebih menyantaikan diri, soalnya kita mendaki secara beramai ramai. Jadi nanti jika ada peserta yang ngebet pengen sampai puncak, tetapi anggota teamnya ada yang cewek apalagi cewek lebay alay, jalannya 1 meter ngeluhnya 10 menit yaa kita musti menyabarkan diri menunggu, menemani sampai puncak.

3. Kita mendaki gunung jangan cuman pengen sampai puncak doank, nyesel pokoknya kalo naik gunung cuman dapet sunrise. Salah satu hal yang penting jika kita mendaki gunung yaitu KOMUNIKASI. Siapa saja yang belum kenal, diajak kenalan, entah cowok, cewek, ataupun cowek. Minimal kita pulang dari mendaki udah dapet 50 teman baru, asyikan? Jangan lupa minta alamat pesbuk ya? twiter juga, kalo bisa ya nomer HP sekalian. Yang pasti dan bisa saya jamin, peserta pendakian massal nanti memakai foto narsisnya sebagai foto profil, bahkan foto sampul di pesbuk mereka (itu sudah biasa).

4. Ini dia yang paling ditunggu tunggu, mau kaos gratis? celana outdoor gratis? bahkan jacket outdoor gratis? Siapkan FOTO ORANG TUA di dompet, UANG KECIL (25 rupiah atau berapalah), dan yang terakhir kumpulin semua sampah yang ada di atas, semakin banyak semakin bagus pastinya. Buat apa coba??? Biasanya teman teman atwapala pada bagi bagi doorprize dari sponsor buat temen temen yang bawa turun sampah paling banyak. Pokoknya yang penting kalau mau dapet hadiah dan nggak pulang dengan tangan hampa, sebaiknya aktif (entah menjawab pertanyaan ataupun foto foto )

Bagi yang mau mendaftar silahkan datang langsung ke kampus at.warga surakarta atau langsung saja hubungi:

umbel 085799582948
lemot 085265842525
kepik 085728677308


brosur pendakian massal


...goodluck bagi adik adiku atwapala, maaf nggak bisa menemani



Pendakian massal gunung merbabu via tekelan. Sudah berapa kali ya saya naik turun merbabu? dan sudah berapa kali juga saya cerita diblog mengenai pendakian massal? Untuk selengkapnya hitung sendiri saja postingan saya mengenai pendakian massal. Dan sayang nya kali ini peristiwa itu terulang lagi, sekedar info saja bagi para pecinta olahraga outdoor, atau sekedar pencari hiburan menantang. Ayo segera ikuti pendakian massal ke gunung Merbabu, yang ngadain adik adik atwapala tuh.

merapi dari merbabu

masih inget nggak postingan saya mengenai gambar diatas? sebuah negeri diatas awan

Tepatnya besok tanggal 8 dan 9 Desember 2012, insya Allah pendakian massal akan diselenggarakan (resmi amat bahasanya). Untuk fasilitasnya standar sih, tapi kalau dihitung hitung mah untung banget loh ikut pendakian massal ini. Cuman 50 rebu perak doank sudah dapet berbagai fasilitas dan yang penting dapet banyak teman coy (dijamin pasti dapet teman baru), mengenai fasilitasnya bisa dilihat lebih detail di brosur.

Sedikit tips bagi temen temen yang mau mengikuti pendakian massal yang diadakan adik adik atwapala ini, bukan tips sebenernya, tetapi lebih ke rahasia yang akan saya sebarkan agar nantinya para peserta pendakian pulang nggak cuman membawa pakaian kotor dan capek

1. Bagi kamu yang pengen ikut pendakian massal yang diadakan temen temen atwapala, sebaiknya hadir dalam technical meeting. Dalam TM nantinya dijelaskan jalur dan peraturan peraturan yang harus dipatuhi, kelengkapan dan fasilitas yang diberikan, selain itu kadang diberi tips tips agar aman dalam mendaki. Sesi tanya jawab juga diberikan, jadi nantinya kalau ada pertanyaan "kenapa naik gunung" maka nggak bingung lagi apa jawabananya

2. Bagi kamu yang sudah expert dalam pendakian gunung, yang udah loncat dari satu gunung ke gunung lain? dimohon lebih menyantaikan diri, soalnya kita mendaki secara beramai ramai. Jadi nanti jika ada peserta yang ngebet pengen sampai puncak, tetapi anggota teamnya ada yang cewek apalagi cewek lebay alay, jalannya 1 meter ngeluhnya 10 menit yaa kita musti menyabarkan diri menunggu, menemani sampai puncak.

3. Kita mendaki gunung jangan cuman pengen sampai puncak doank, nyesel pokoknya kalo naik gunung cuman dapet sunrise. Salah satu hal yang penting jika kita mendaki gunung yaitu KOMUNIKASI. Siapa saja yang belum kenal, diajak kenalan, entah cowok, cewek, ataupun cowek. Minimal kita pulang dari mendaki udah dapet 50 teman baru, asyikan? Jangan lupa minta alamat pesbuk ya? twiter juga, kalo bisa ya nomer HP sekalian. Yang pasti dan bisa saya jamin, peserta pendakian massal nanti memakai foto narsisnya sebagai foto profil, bahkan foto sampul di pesbuk mereka (itu sudah biasa).

4. Ini dia yang paling ditunggu tunggu, mau kaos gratis? celana outdoor gratis? bahkan jacket outdoor gratis? Siapkan FOTO ORANG TUA di dompet, UANG KECIL (25 rupiah atau berapalah), dan yang terakhir kumpulin semua sampah yang ada di atas, semakin banyak semakin bagus pastinya. Buat apa coba??? Biasanya teman teman atwapala pada bagi bagi doorprize dari sponsor buat temen temen yang bawa turun sampah paling banyak. Pokoknya yang penting kalau mau dapet hadiah dan nggak pulang dengan tangan hampa, sebaiknya aktif (entah menjawab pertanyaan ataupun foto foto )

Bagi yang mau mendaftar silahkan datang langsung ke kampus at.warga surakarta atau langsung saja hubungi:

umbel 085799582948
lemot 085265842525
kepik 085728677308


brosur pendakian massal


...goodluck bagi adik adiku atwapala, maaf nggak bisa menemani