Sabtu, 12 November 2016

Nusa Dua adalah salah satu destinasi favorit di Pulau Bali dan merupakan kawasan elite. Disebut kawasan elite karena di lokasi ini banyak didirikan hotel dan restoran mewah bertaraf internasional. Lokasi Nusa Dua sering menjadi tempat diselenggarakannya konferensi-konferensi berskala nasional hingga internasional.

Melihat banyaknya potensi bisnis di kawasan ini, pemerintah Indonesia melalui BUMN-nya bahkan sampai membentuk sebuah lembaga bernama Bali Tourism Development Corporation (BTDC). BTDC dibentuk untuk mengelola dan mengembangkan kawasan pariwisata khusus di Nusa Dua, Bali.

Berdiri di atas tanah seluas 350 Ha, sebagai kawasan pariwisata tentunya Nusa Dua tak hanya terdapat hotel dan restoran saja. Kamu juga bisa menemukan berbagai obyek wisata menarik di tempat ini, tentunya sayang apabila dilewatkan. Namun sebelum menjelajahi Nusa Dua, ada baiknya kamu melakukan reservasi penginapan terlebih dahulu agar selepas berjalan-jalan, kamu sudah tahu kemana harus pulang.

Salah satu penginapan mewah di Nusa Dua yang akan membuatmu tidur bak di istana kerajaan Bali ialah Ayodya Resort Bali. Penginapan ini terletak di Jalan Pantai Mengiat Kawasan BTDC, Nusa Dua. Kamu akan menemukan patung-patung pewayangan Ramayana di sepanjang pintu masuk. Gaya arsitektur dan desain interior hotel ini memang dibuat layaknya kerajaan Bali Modern.

resort bali
(Sumber : ayodyaresortbali.com)

ayodya resort bali
(Sumber : blogsinggasana.blogspot.co.id)
Ornamen batik khas Bali di setiap jengkal hotel ini akan berhasil memanjakan mata kamu. Namun tak hanya itu, karena Ayodya Resort juga memiliki private beach yang akan membuatmu tak punya pilihan lain untuk berlama-lama di hotel ini. Harga kamar Ayodya Resort dibuka mulai harga Rp 1,6 juta per malam. Jika kamu tertarik bermalam di hotel bernuansa kerajaan Bali ini, kamu bisa klik link di sini.

Sudah tenang karena telah mereservasi penginapan, kini saatnya kamu habiskan hari di Nusa Dua! Nusa Dua memang memiliki banyak destinasi wisata, dan salah satu destinasi wisata unik yang tak boleh kamu lewatkan ialah Water Blow. Water Blow ini bukan sebuah pantai, sehingga para wisatawan tidak diperbolehkan berenang atau bermain air di sini. Lokasi Water Blow ini berada di kawasan Pulau Peninsula, Nusa Dua.

wisata pantai bali
(Sumber : brobali.com)
Water Blow merupakan objek wisata yang menawarkan pemandangan berupa deburan ombak tinggi dari Samudera Hindia yang menghantam tebing dan karang-karang di sekitarnya. Pemandangan inilah yang menjadi daya tarik wisatawan. Kamu tidak akan selalu menemukan deburan ombak yang tinggi, oleh sebab itu waktu terbaik untuk datang ke Water Blow ialah bulan Juli hingga Oktober. Masuk ke tempat ini kamu tidak akan dikenakan biaya.

Beranjak dari lokasi Water Blow, kamu bisa mencoba safari unta di Grand Nikko. Kapan lagi kan kamu bisa naik unta di tepi pantai? Pengalaman ini hanya tersedia di Grand Nikko Resort, tepatnya di Nusa Dua Selatan. Safari unta akan dimulai dari Grand Nikko Resort dan berlangsung selama 30 sampai 60 menit. Nah, mumpung sedang di Bali tak ada salahnya kamu mencoba naik unta di tepi pantai.

Unta Grand Nikko Resort
(Sumber : blog.kura2guide.com)
Puas menikmati deburan ombak dan menyusuri pantai bersama unta, kini saatnya kita beralih ke urusan perut. Mengingat Bali kaya akan pantainya, banyak pantai-pantai di Bali yang menawarkan makan malam di tepi pantai. Jika kamu tak mau ketinggalan untuk mencobanya, kamu bisa datang ke Pirates Bay Bali yang berada di Pantai Nusa Dua.

pirates bay bali
(Sumber : balikidsguide.com)

Pirates Bay Bali, di tempat ini kamu akan menikmati santap malam di atas sebuah rumah pohon yang terbuat dari bambu. Rumah pohon bambu ini tidak tersedia AC, namun kamu tidak perlu khawatir kegerahan karena semilir angin pantai siap menemani dinner kamu. Selesai makan, jika berminat kamu bisa segera menceburkan diri ke pantai. Wow! Ini akan menjadi pengalaman yang sangat menarik untuk kamu bersama pasangan atau keluarga, bukan?

spa murah bali
(Sumber : baliwellnessguide.com)
Puas menjelajahi Nusa Dua, kini saatnya kembali ke penginapan. Jika badanmu terasa pegal akibat seharian berjalan, kamu bisa memanfaatkan berbagai tempat spa yang berada di kawasan Nusa Dua seperti Frangipani Spa, Amerta Spa, Toya, atau su Passion. Menariknya, kebanyakan tempat spa di daerah ini memberikan jasa free antar-jemput untuk customer-nya. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan cost lebih untuk tiba di sana.

Bagaimana, siap plesiran mewah di Nusa Dua?

Nusa Dua adalah salah satu destinasi favorit di Pulau Bali dan merupakan kawasan elite. Disebut kawasan elite karena di lokasi ini banyak didirikan hotel dan restoran mewah bertaraf internasional. Lokasi Nusa Dua sering menjadi tempat diselenggarakannya konferensi-konferensi berskala nasional hingga internasional.

Melihat banyaknya potensi bisnis di kawasan ini, pemerintah Indonesia melalui BUMN-nya bahkan sampai membentuk sebuah lembaga bernama Bali Tourism Development Corporation (BTDC). BTDC dibentuk untuk mengelola dan mengembangkan kawasan pariwisata khusus di Nusa Dua, Bali.

Berdiri di atas tanah seluas 350 Ha, sebagai kawasan pariwisata tentunya Nusa Dua tak hanya terdapat hotel dan restoran saja. Kamu juga bisa menemukan berbagai obyek wisata menarik di tempat ini, tentunya sayang apabila dilewatkan. Namun sebelum menjelajahi Nusa Dua, ada baiknya kamu melakukan reservasi penginapan terlebih dahulu agar selepas berjalan-jalan, kamu sudah tahu kemana harus pulang.

Salah satu penginapan mewah di Nusa Dua yang akan membuatmu tidur bak di istana kerajaan Bali ialah Ayodya Resort Bali. Penginapan ini terletak di Jalan Pantai Mengiat Kawasan BTDC, Nusa Dua. Kamu akan menemukan patung-patung pewayangan Ramayana di sepanjang pintu masuk. Gaya arsitektur dan desain interior hotel ini memang dibuat layaknya kerajaan Bali Modern.

resort bali
(Sumber : ayodyaresortbali.com)

ayodya resort bali
(Sumber : blogsinggasana.blogspot.co.id)
Ornamen batik khas Bali di setiap jengkal hotel ini akan berhasil memanjakan mata kamu. Namun tak hanya itu, karena Ayodya Resort juga memiliki private beach yang akan membuatmu tak punya pilihan lain untuk berlama-lama di hotel ini. Harga kamar Ayodya Resort dibuka mulai harga Rp 1,6 juta per malam. Jika kamu tertarik bermalam di hotel bernuansa kerajaan Bali ini, kamu bisa klik link di sini.

Sudah tenang karena telah mereservasi penginapan, kini saatnya kamu habiskan hari di Nusa Dua! Nusa Dua memang memiliki banyak destinasi wisata, dan salah satu destinasi wisata unik yang tak boleh kamu lewatkan ialah Water Blow. Water Blow ini bukan sebuah pantai, sehingga para wisatawan tidak diperbolehkan berenang atau bermain air di sini. Lokasi Water Blow ini berada di kawasan Pulau Peninsula, Nusa Dua.

wisata pantai bali
(Sumber : brobali.com)
Water Blow merupakan objek wisata yang menawarkan pemandangan berupa deburan ombak tinggi dari Samudera Hindia yang menghantam tebing dan karang-karang di sekitarnya. Pemandangan inilah yang menjadi daya tarik wisatawan. Kamu tidak akan selalu menemukan deburan ombak yang tinggi, oleh sebab itu waktu terbaik untuk datang ke Water Blow ialah bulan Juli hingga Oktober. Masuk ke tempat ini kamu tidak akan dikenakan biaya.

Beranjak dari lokasi Water Blow, kamu bisa mencoba safari unta di Grand Nikko. Kapan lagi kan kamu bisa naik unta di tepi pantai? Pengalaman ini hanya tersedia di Grand Nikko Resort, tepatnya di Nusa Dua Selatan. Safari unta akan dimulai dari Grand Nikko Resort dan berlangsung selama 30 sampai 60 menit. Nah, mumpung sedang di Bali tak ada salahnya kamu mencoba naik unta di tepi pantai.

Unta Grand Nikko Resort
(Sumber : blog.kura2guide.com)
Puas menikmati deburan ombak dan menyusuri pantai bersama unta, kini saatnya kita beralih ke urusan perut. Mengingat Bali kaya akan pantainya, banyak pantai-pantai di Bali yang menawarkan makan malam di tepi pantai. Jika kamu tak mau ketinggalan untuk mencobanya, kamu bisa datang ke Pirates Bay Bali yang berada di Pantai Nusa Dua.

pirates bay bali
(Sumber : balikidsguide.com)

Pirates Bay Bali, di tempat ini kamu akan menikmati santap malam di atas sebuah rumah pohon yang terbuat dari bambu. Rumah pohon bambu ini tidak tersedia AC, namun kamu tidak perlu khawatir kegerahan karena semilir angin pantai siap menemani dinner kamu. Selesai makan, jika berminat kamu bisa segera menceburkan diri ke pantai. Wow! Ini akan menjadi pengalaman yang sangat menarik untuk kamu bersama pasangan atau keluarga, bukan?

spa murah bali
(Sumber : baliwellnessguide.com)
Puas menjelajahi Nusa Dua, kini saatnya kembali ke penginapan. Jika badanmu terasa pegal akibat seharian berjalan, kamu bisa memanfaatkan berbagai tempat spa yang berada di kawasan Nusa Dua seperti Frangipani Spa, Amerta Spa, Toya, atau su Passion. Menariknya, kebanyakan tempat spa di daerah ini memberikan jasa free antar-jemput untuk customer-nya. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan cost lebih untuk tiba di sana.

Bagaimana, siap plesiran mewah di Nusa Dua?

Minggu, 02 Oktober 2016

Tanjung Balai Karimun. Ibu kotanya kabutapen Karimun Besar yang kecil. Tetangganya pulau Bintan, dan Batam. Letaknya di daerah Kepulauan Riau, Kalau naik kapal sekitar 1,5 jam dari Batam, berhari-hari kalau dari Semarang. Menurut info dari seseorang yang tak begitu valid, kalau mau muterin pulau Karimun (bukan karimun jawa loh ya) cuman butuh waktu 2 jam doank. Berarti kalau niat jalan kaki muterin pulau Karimun bisa 2 harian lah.

Pertama menginjakkan kaki di Karimun, berasa di negeri China saja. Dari segala penjuru mukanya muka chinese semua, bahasa juga kayak di sinetron Bo Bo Ho jaman dulu itu, ya sekali kali ada melayunya lah tapi dikit. Berasa paling ganteng dan manis sendiri lah waktu itu, tau sendiri kadar kemanisan saya sudah terbukti dan valid. Tetapi semua berubah setelah mas-mas yang menjemput di pelabuhan nongol, ternyata ada yang lebih manis dari saya.

Karimun sendiri memiliki spot-spot tempat kabur dari kenyataan yang menarik untuk dikunjungi, contoh saja Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, Air terjun dan masih banyak lagi. Selama di Karimun, saya baru mengunjungi Pelawan, Pongkar, dan air terjunnya. Sebenernya lagi males nulis, tapi ya gimana lagi, fans saya meminta dengan sangat agar saya mengupdate blog, apa sih yang nggak saya lakuin untuk menyenangkan kalian para fans setia. Oke, langsung saja...

Pantai Pelawan
Pantai yang menurut saya bagus ini terletak di samping tempat saya nyari jodoh. Jadi hampir setiap makan siang, saya beserta bapak-bapak berbaju orange makan di gubuk-gubuk yang berdiri kokoh di pinggir pantai Pelawan. Di pantai pelawan banyak juga penjual makanan yang harganya murah, menunya ya standar pantai. Selama makan siang di pantai pelawan, saya tidak pernah liat sopir atau bapak-bapak berbaju orange membayar parkir atau retribusi masuk. Jadi bisa dibilang pantai ini free buat dimasukin, #eh. 

pantai pelawan karimun
pantai pelawan yang cocok untuk melamun
Bagi kalian yang sedang galau, dan pengen mencari inspirasi, datanglah ke pantai pelawan, tempat asyik untuk melamun, ditemani angin semilir dan deburan ombak. Syahdu banget cyin..

Pantai Pongkar
Nah kalau pantai yang satu ini agak ramai, soalnya lumayan luas bibir pantainya. Yang jualan banyak, yang bermain air juga banyak, ada tempat persewaan boat kayaknya. Kemarin kesana diajak Bapak-bapak yang jauh dari istri dan anak, jadi ya gitu deh bebas merdeka. Biaya masuk cuman parkir doank, selebihnya free alias gretongan.

pantai pongkar karimun
Pantai pongkar lagi ada balapan perahu layar
Tak jauh dari pantai pongkar ada gunung jantan dan air terjun, bagi yang suka minum pasak bumi (tongkat ali) dan susah mendapatkannya, bolehlah main dimari. Harganya sangat murah, antara 100-180 rb perbatang. Ingat ya batangnya itu bisa ukuran 1 meter panjangnya, kalau diramu bisa buat 6 bulan. Bagi pasangan muda boleh dicoba biar jozz katanya bapak-bapak itu.

Coastal Area
Tempat nongkrong yang satu ini selalu ramai kalau hari Sabtu sore dan Minggu sore, kalau hari Sabtu pagi kurang tau soalnya masih kerja, dan kalau minggu pagi juga kurang tau, soalnya Saya masih bermimpi indah dikala itu.

Kalau bisa dibilang, coastal ini area ngumpulnya anak-anak gahul di tanjung balai, area olahraga jogging, area pacaran, dan area cuci mata. oh iya, kemarin ada anak-anak "DISTINGUISHED GENTLEMAN'S RIDE" pada nongkrong, kece juga tanjung balai ini. Berhubung kita orang bukan termasuk anak gahul, tak punya pacar, tak suka olahraga, dan tak berduit tebal untuk jajan, maka Saya nggak mampir deh di coastal.

coastal area
Disini benderanya masih merah putih, kalian yang deket ibukota benderanya apa?
Masih banyak tempat yang belum saya kunjungi, masih banyak pantai-pantai yang belum dikunjungi, masih banyak tempat-tempat klasik yang belum dikunjungi, masih ada esok hari buat mengunjunginya. Ditungguin aja kalau saya sudah bisa bangun pagi, langsung update nih cerita buat roti prata yang jualnya cuman di pagi hari, sial.. 

hotel maximillian karimun
pemandangan disekitar tempat nebeng tidur, target ke gunung Jantan sebelah sana 
Berhubung sekarang sudah mendekati sore hari, hayuk kita sepedaan ke coastal area. Yang sering maen daerah situ, kalau lihat cowok berambut gondrong, berbadan tebal dengan sepeda fixie berwana pink alias jambon, tolong disapa yak!!! nanti Saya traktir mie deh. haha.

Ciao!!!


Tanjung Balai Karimun. Ibu kotanya kabutapen Karimun Besar yang kecil. Tetangganya pulau Bintan, dan Batam. Letaknya di daerah Kepulauan Riau, Kalau naik kapal sekitar 1,5 jam dari Batam, berhari-hari kalau dari Semarang. Menurut info dari seseorang yang tak begitu valid, kalau mau muterin pulau Karimun (bukan karimun jawa loh ya) cuman butuh waktu 2 jam doank. Berarti kalau niat jalan kaki muterin pulau Karimun bisa 2 harian lah.

Pertama menginjakkan kaki di Karimun, berasa di negeri China saja. Dari segala penjuru mukanya muka chinese semua, bahasa juga kayak di sinetron Bo Bo Ho jaman dulu itu, ya sekali kali ada melayunya lah tapi dikit. Berasa paling ganteng dan manis sendiri lah waktu itu, tau sendiri kadar kemanisan saya sudah terbukti dan valid. Tetapi semua berubah setelah mas-mas yang menjemput di pelabuhan nongol, ternyata ada yang lebih manis dari saya.

Karimun sendiri memiliki spot-spot tempat kabur dari kenyataan yang menarik untuk dikunjungi, contoh saja Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, Air terjun dan masih banyak lagi. Selama di Karimun, saya baru mengunjungi Pelawan, Pongkar, dan air terjunnya. Sebenernya lagi males nulis, tapi ya gimana lagi, fans saya meminta dengan sangat agar saya mengupdate blog, apa sih yang nggak saya lakuin untuk menyenangkan kalian para fans setia. Oke, langsung saja...

Pantai Pelawan
Pantai yang menurut saya bagus ini terletak di samping tempat saya nyari jodoh. Jadi hampir setiap makan siang, saya beserta bapak-bapak berbaju orange makan di gubuk-gubuk yang berdiri kokoh di pinggir pantai Pelawan. Di pantai pelawan banyak juga penjual makanan yang harganya murah, menunya ya standar pantai. Selama makan siang di pantai pelawan, saya tidak pernah liat sopir atau bapak-bapak berbaju orange membayar parkir atau retribusi masuk. Jadi bisa dibilang pantai ini free buat dimasukin, #eh. 

pantai pelawan karimun
pantai pelawan yang cocok untuk melamun
Bagi kalian yang sedang galau, dan pengen mencari inspirasi, datanglah ke pantai pelawan, tempat asyik untuk melamun, ditemani angin semilir dan deburan ombak. Syahdu banget cyin..

Pantai Pongkar
Nah kalau pantai yang satu ini agak ramai, soalnya lumayan luas bibir pantainya. Yang jualan banyak, yang bermain air juga banyak, ada tempat persewaan boat kayaknya. Kemarin kesana diajak Bapak-bapak yang jauh dari istri dan anak, jadi ya gitu deh bebas merdeka. Biaya masuk cuman parkir doank, selebihnya free alias gretongan.

pantai pongkar karimun
Pantai pongkar lagi ada balapan perahu layar
Tak jauh dari pantai pongkar ada gunung jantan dan air terjun, bagi yang suka minum pasak bumi (tongkat ali) dan susah mendapatkannya, bolehlah main dimari. Harganya sangat murah, antara 100-180 rb perbatang. Ingat ya batangnya itu bisa ukuran 1 meter panjangnya, kalau diramu bisa buat 6 bulan. Bagi pasangan muda boleh dicoba biar jozz katanya bapak-bapak itu.

Coastal Area
Tempat nongkrong yang satu ini selalu ramai kalau hari Sabtu sore dan Minggu sore, kalau hari Sabtu pagi kurang tau soalnya masih kerja, dan kalau minggu pagi juga kurang tau, soalnya Saya masih bermimpi indah dikala itu.

Kalau bisa dibilang, coastal ini area ngumpulnya anak-anak gahul di tanjung balai, area olahraga jogging, area pacaran, dan area cuci mata. oh iya, kemarin ada anak-anak "DISTINGUISHED GENTLEMAN'S RIDE" pada nongkrong, kece juga tanjung balai ini. Berhubung kita orang bukan termasuk anak gahul, tak punya pacar, tak suka olahraga, dan tak berduit tebal untuk jajan, maka Saya nggak mampir deh di coastal.

coastal area
Disini benderanya masih merah putih, kalian yang deket ibukota benderanya apa?
Masih banyak tempat yang belum saya kunjungi, masih banyak pantai-pantai yang belum dikunjungi, masih banyak tempat-tempat klasik yang belum dikunjungi, masih ada esok hari buat mengunjunginya. Ditungguin aja kalau saya sudah bisa bangun pagi, langsung update nih cerita buat roti prata yang jualnya cuman di pagi hari, sial.. 

hotel maximillian karimun
pemandangan disekitar tempat nebeng tidur, target ke gunung Jantan sebelah sana 
Berhubung sekarang sudah mendekati sore hari, hayuk kita sepedaan ke coastal area. Yang sering maen daerah situ, kalau lihat cowok berambut gondrong, berbadan tebal dengan sepeda fixie berwana pink alias jambon, tolong disapa yak!!! nanti Saya traktir mie deh. haha.

Ciao!!!


Jumat, 03 Juni 2016

Jadwal Shalat bulan Ramadhan 1437 Hijriah DKI Jakarta 2016 sangat penting bagi umat muslim di Jakarta. Dengan mengetahui jadwal shalat, maka akan jelas waktu imsak dan berbuka dikala Puasa di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, saya berinisiatif untuk memberikan jadwal imsakiyah setiap tahunnya. Hal ini sangat bermanfaat untuk saya secara pribadi, dan semoga bermanfaat bagi teman-teman di Jakarta yang membutuhkan jadwal shalat 1437 H ini.

jadwal imsakiyah Papua
sumber dari http://suaramuhammadiyah.com/
Kalau teman-teman yang tinggal di luar Jakarta, bisa check Jadwal shalat 1437 H di situs resmi kementerian negara Republik Indonesia (kemenag), atau situs bertema islami lainnya. Semoga bulan ramadhan ini menjadi pintu bagi kita untuk kembali ke jalan yang lurus, kalau ada belokan dikit nggak papa yang penting abis belok musti lurus lagi. Sampai jumpa besok senin ya!!!

Hayo, siapa yang masih ada hutang Puasa???

Jadwal Shalat bulan Ramadhan 1437 Hijriah DKI Jakarta 2016 sangat penting bagi umat muslim di Jakarta. Dengan mengetahui jadwal shalat, maka akan jelas waktu imsak dan berbuka dikala Puasa di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, saya berinisiatif untuk memberikan jadwal imsakiyah setiap tahunnya. Hal ini sangat bermanfaat untuk saya secara pribadi, dan semoga bermanfaat bagi teman-teman di Jakarta yang membutuhkan jadwal shalat 1437 H ini.

jadwal imsakiyah Papua
sumber dari http://suaramuhammadiyah.com/
Kalau teman-teman yang tinggal di luar Jakarta, bisa check Jadwal shalat 1437 H di situs resmi kementerian negara Republik Indonesia (kemenag), atau situs bertema islami lainnya. Semoga bulan ramadhan ini menjadi pintu bagi kita untuk kembali ke jalan yang lurus, kalau ada belokan dikit nggak papa yang penting abis belok musti lurus lagi. Sampai jumpa besok senin ya!!!

Hayo, siapa yang masih ada hutang Puasa???

Rabu, 25 Mei 2016

Sebulan sebelum dan sesudah Ramadhan, biasanya rame nih orang-orang kota pada berkeliaran mblusuk-mblusuk nggak karuan ke desa. Mobil-mobil Plat B berhamburan di jalanan kota Bogor, plat L yang jancuk pun ikutan begadang nyari makanan di Solo. Alhasil jalanan kampung kecil sekelas Solo berasa semakin sempit saja dipenuhin mobil-mobil baru kreditan dari luar kota, dan tak lupa suara khas klaksonnya juga.

Dulu sempet mikir kenapa kok orang-orang di kota besar pada seneng maen Jogja/Solo, ngapain juga jauh-jauh ke Jawa coba?. Lah semenjak tinggal di Jakarta kurang lebih 1,5 tahun, baru ngerasa betapa kasihan dan menderitanya penduduk Jakarta ini. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, rasanya waktu berlari sangat cepat, bangun tidur hari senin, eh tau tau besoknya udah Minggu aja. Kemarin abis ngeliat kembang api, eh tau tau udah mau masuk Bulan Juni aja. Belum lagi penghasilan di Jakarta bisa 2-3 kali lipet di Solo, makanya tuh pada seneng banget kalau jajan di Solo. Alhasil tempat tempat wisata di Jawa pada rame orang Jakarta, mungkin murah kali ya di Jawa.

Padahal, di Jawa Barat deket deket Jakarta tuh banyak juga tempat tempat menarik yang bisa dikunjungin buat refreshing. Contoh aja Bogor, kalau dari fatmawati (kos aye) tinggal naik angkutan umum sekali, trus naik KRL eh tau tau udah nyampek Bogor aja. Tempat wisata di Bogor pun juga buanyak banget, itu tuh salah satunya yang sering bikin macet, sebut saja “PUNCAK”. Selain puncak yang sangat mainstream banget, masih ada banyak tempat alami di Bogor yang bisa membuat kita rilex dan di jamin pegel-pegel di otak pada menguap bak kapur barus di lemari. Saya kasih contohnya nih beberapa tempat wisata di Bogor yang layak di kunjungi bersama keluarga atau pacar, jomblo juga bisa ikutan kok, santai aja.

Pertama kali saya ke Bogor yak ke gunung itu tuh, gunung yang sangat ribet ijin mendakinya, dan rame banget kalau pas Liburan. Tapi medan lumayan nggak terlalu berat, ditambah lagi di Gede Pangrango lumayan komplit loh. Ada air angetnya, yang kalau kaki kita di rendem disitu rasanya nggak mau nglanjutin muncak sangking enaknya. Ada edelweiss buanyak, ada juga warung kalau mau jajan, ada juga puncak gunungnya. Saya rekomendasikan nih gunung buat liburan keluarga atau buat jomblo mencari mangsa juga bisa, disana banyak air terjun atau orang sana nyebutnya curug. 
tempat asik lihat gunung gede
kalau mau liat gede dari kejauhan sambil ngopi juga bisa kok
2. Kebun Raya Bogor
Kalau yang suka tamasya bersama keluarga, duduk-duduk gelar tiker ngobrol, gitaran sambil ketawa bersama bisa juga tuh ke Kebun Raya Bogor. Aksesnya sangat mudah, tinggal naik KRL arah bogor, abis ntu ngangkot. Ataupun yang bawa keluarga besar bisa mobil-mobilan ke lokasi, bawa rantang, tiker, kalau perlu tenda juga bisa, pokoknya Kebun Raya Bogor berasa milik sekeluarga deh, yang lainnya anggep aja satwa liar yang dilindungi. Kalau yang suka lari-lari juga boleh tuh biar gempor kakinya muterin Kebun Raya Bogor. Oh iya, disana juga ada istana Bogor tapi kemarin pas kesana nggak bisa masuk, soalnya lupa bawa kunci.

kebun raya bogor
foto itu sama cewek, biar kelihatan paling ganteng sendiri
3. Curug Nangka
Satu lagi yang pengen Saya kunjungin di Bogor tuh Curug Nangka, Curug ntu air terjun, Nangka ntu buah nangka, Jadi Curugnya banyak nangka berjatuhan trus tinggal dimakan ntar. Curug Nangka terletak di Sukajadi, Tamansari, Bogor. Kalau pengen lebih jelas tinggal di searching di Google tuh banyak referensi yang pernah kesana. Kalau saya sendiri belum pernah, cuman pengen aja kesana. Yang paling menarik di Bogor ntu pemandangan alamnya, dan hawanya yang semilir dingin dingin gimana gitu. Makanya jangan heran kalau punya temen asli Bogor ternyata anak ke 5 dari 8 bersaudara.
villa di curug nangka
Tinggal pilih tidur renda, hotel, apa villa?
4. Warung Apung
Ini nih tempat makan yang belum kesampaian di kunjungin pas kemaren maen ke Bogor, dari cerita temen sih pemandanganya keren gitu. Ceritanya tuh kemarin muter-muter nyari makanan khas Bogor, dari asinan, manisan, kecutan, dan pahitan tapi karena waktu yang begitu cepat berlalu, akhirnya belum sempet mampir juga kesitu. Menurut sumber yang terpercaya, disono tuh mirip kayak eat and eat gitu, isi saldo, bayar pakai kartu, kalau masih sisa bisa di duitin lagi. Dan menunya bro buanyak banget, Ok deal besok kalau ke Bogor musti kesana!!!.
kuliner warung apung bogor
Jembatan Sirotol Mustaqim yang asyik buat foto-foto nih
Muter muter Bogor normalnya butuh waktu lebih dari sehari, tergantung planningnya juga sih mau kemana aja. Kalau mau ke BTN trus nongkrong di XXI sambil ngliatin gunung mah sehari doank cukup atuh. Tapi ada beberapa kasus kalau maen ke Bogor harus dua hari ataupun lebih, entah karena kejebak hujan, mungkin keasyikan juga bisa, atau memang rencananya leha-leha, liburan menghabiskan beberapa hari di Bogor plus ngabisin duit hasil kerja keras di Kota. Kalau sendirian, atau ada teman di Bogor mah enak tinggal kontek nebeng tidur. Kalau rame-rame sekeluarga, atau pasangan pengantin baru yang lagi pengen privasi mah mending nyewa villa, atau kalau pengen lebih murah bisa cari hotel murah di Bogor, banyak kok.

Apalagi akhir-akhir ini semuanya sudah dipermudah dengan fasilitas internet, banyak sekali jasa-jasa booking penginapan yang bisa di akses via Hengpong. Contoh saja Tiket.com Traveloka, hanya saja mereka terlalu umum dan lebih spesialis ke booking tiketnya. Nah, sekarang tuh ada yang namanya Airyrooms, sebuah portal hotel di Indonesia, semacam “Gojek”nya Hotel gitulah, lebih oke karena mengambil spesialisasi penginapan lokal di Indonesia. Kalau pengen nyobain tinggal kepoin aja di website resminya. 

fasilitas airyrooms
fasilitas kamar komplit dan bersih
Kemarin sempet lihat-lihat hotel di Bogor via Airyrooms, sekilas ratenya antara 400-500/malam. Iseng-iseng ngintip yang di Bali ratenya 150ribuan Bro, hari gini tidur di Bali 150ribu?. Tetapi jangan negative thinking dulu nih, biasanya kalau murah fasilitas minim. Tapi pas saya kepoin, eh ternyata fasilitasnya aje gile donk, Wifi, Tv layar datar, air hangat, AC, Tempat tidur bersih, perlengkapan mandi, dan air minum gratis.

cara booking hotel di airyrooms
booking hotel mudah dan terpercaya
Jadi kalau sekarang masih bingung mau nginep dimana, coba deh booking hotel murah via airyrooms. Minimal keluarga bisa tidur nyenyak, istri bisa beristirahat tenang, kantong pun tetap aman. Dan Saya kasih bocoran nih ya, nih perusahaan banyak ngasih promo loh. Jadi buruan booking sekarang!

Btw, udah ada planning liburan kemana bulan ini?

Sorry kalau alurnya agak ruwet kayak rambutnya yang nulis, dan tak lupa Saya ucapin terimakasih buat mbak Binti maemunah sama Tery mbil buat foto-fotonya. Kapan kita begituan lagi?


Sebulan sebelum dan sesudah Ramadhan, biasanya rame nih orang-orang kota pada berkeliaran mblusuk-mblusuk nggak karuan ke desa. Mobil-mobil Plat B berhamburan di jalanan kota Bogor, plat L yang jancuk pun ikutan begadang nyari makanan di Solo. Alhasil jalanan kampung kecil sekelas Solo berasa semakin sempit saja dipenuhin mobil-mobil baru kreditan dari luar kota, dan tak lupa suara khas klaksonnya juga.

Dulu sempet mikir kenapa kok orang-orang di kota besar pada seneng maen Jogja/Solo, ngapain juga jauh-jauh ke Jawa coba?. Lah semenjak tinggal di Jakarta kurang lebih 1,5 tahun, baru ngerasa betapa kasihan dan menderitanya penduduk Jakarta ini. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, rasanya waktu berlari sangat cepat, bangun tidur hari senin, eh tau tau besoknya udah Minggu aja. Kemarin abis ngeliat kembang api, eh tau tau udah mau masuk Bulan Juni aja. Belum lagi penghasilan di Jakarta bisa 2-3 kali lipet di Solo, makanya tuh pada seneng banget kalau jajan di Solo. Alhasil tempat tempat wisata di Jawa pada rame orang Jakarta, mungkin murah kali ya di Jawa.

Padahal, di Jawa Barat deket deket Jakarta tuh banyak juga tempat tempat menarik yang bisa dikunjungin buat refreshing. Contoh aja Bogor, kalau dari fatmawati (kos aye) tinggal naik angkutan umum sekali, trus naik KRL eh tau tau udah nyampek Bogor aja. Tempat wisata di Bogor pun juga buanyak banget, itu tuh salah satunya yang sering bikin macet, sebut saja “PUNCAK”. Selain puncak yang sangat mainstream banget, masih ada banyak tempat alami di Bogor yang bisa membuat kita rilex dan di jamin pegel-pegel di otak pada menguap bak kapur barus di lemari. Saya kasih contohnya nih beberapa tempat wisata di Bogor yang layak di kunjungi bersama keluarga atau pacar, jomblo juga bisa ikutan kok, santai aja.

Pertama kali saya ke Bogor yak ke gunung itu tuh, gunung yang sangat ribet ijin mendakinya, dan rame banget kalau pas Liburan. Tapi medan lumayan nggak terlalu berat, ditambah lagi di Gede Pangrango lumayan komplit loh. Ada air angetnya, yang kalau kaki kita di rendem disitu rasanya nggak mau nglanjutin muncak sangking enaknya. Ada edelweiss buanyak, ada juga warung kalau mau jajan, ada juga puncak gunungnya. Saya rekomendasikan nih gunung buat liburan keluarga atau buat jomblo mencari mangsa juga bisa, disana banyak air terjun atau orang sana nyebutnya curug. 
tempat asik lihat gunung gede
kalau mau liat gede dari kejauhan sambil ngopi juga bisa kok
2. Kebun Raya Bogor
Kalau yang suka tamasya bersama keluarga, duduk-duduk gelar tiker ngobrol, gitaran sambil ketawa bersama bisa juga tuh ke Kebun Raya Bogor. Aksesnya sangat mudah, tinggal naik KRL arah bogor, abis ntu ngangkot. Ataupun yang bawa keluarga besar bisa mobil-mobilan ke lokasi, bawa rantang, tiker, kalau perlu tenda juga bisa, pokoknya Kebun Raya Bogor berasa milik sekeluarga deh, yang lainnya anggep aja satwa liar yang dilindungi. Kalau yang suka lari-lari juga boleh tuh biar gempor kakinya muterin Kebun Raya Bogor. Oh iya, disana juga ada istana Bogor tapi kemarin pas kesana nggak bisa masuk, soalnya lupa bawa kunci.

kebun raya bogor
foto itu sama cewek, biar kelihatan paling ganteng sendiri
3. Curug Nangka
Satu lagi yang pengen Saya kunjungin di Bogor tuh Curug Nangka, Curug ntu air terjun, Nangka ntu buah nangka, Jadi Curugnya banyak nangka berjatuhan trus tinggal dimakan ntar. Curug Nangka terletak di Sukajadi, Tamansari, Bogor. Kalau pengen lebih jelas tinggal di searching di Google tuh banyak referensi yang pernah kesana. Kalau saya sendiri belum pernah, cuman pengen aja kesana. Yang paling menarik di Bogor ntu pemandangan alamnya, dan hawanya yang semilir dingin dingin gimana gitu. Makanya jangan heran kalau punya temen asli Bogor ternyata anak ke 5 dari 8 bersaudara.
villa di curug nangka
Tinggal pilih tidur renda, hotel, apa villa?
4. Warung Apung
Ini nih tempat makan yang belum kesampaian di kunjungin pas kemaren maen ke Bogor, dari cerita temen sih pemandanganya keren gitu. Ceritanya tuh kemarin muter-muter nyari makanan khas Bogor, dari asinan, manisan, kecutan, dan pahitan tapi karena waktu yang begitu cepat berlalu, akhirnya belum sempet mampir juga kesitu. Menurut sumber yang terpercaya, disono tuh mirip kayak eat and eat gitu, isi saldo, bayar pakai kartu, kalau masih sisa bisa di duitin lagi. Dan menunya bro buanyak banget, Ok deal besok kalau ke Bogor musti kesana!!!.
kuliner warung apung bogor
Jembatan Sirotol Mustaqim yang asyik buat foto-foto nih
Muter muter Bogor normalnya butuh waktu lebih dari sehari, tergantung planningnya juga sih mau kemana aja. Kalau mau ke BTN trus nongkrong di XXI sambil ngliatin gunung mah sehari doank cukup atuh. Tapi ada beberapa kasus kalau maen ke Bogor harus dua hari ataupun lebih, entah karena kejebak hujan, mungkin keasyikan juga bisa, atau memang rencananya leha-leha, liburan menghabiskan beberapa hari di Bogor plus ngabisin duit hasil kerja keras di Kota. Kalau sendirian, atau ada teman di Bogor mah enak tinggal kontek nebeng tidur. Kalau rame-rame sekeluarga, atau pasangan pengantin baru yang lagi pengen privasi mah mending nyewa villa, atau kalau pengen lebih murah bisa cari hotel murah di Bogor, banyak kok.

Apalagi akhir-akhir ini semuanya sudah dipermudah dengan fasilitas internet, banyak sekali jasa-jasa booking penginapan yang bisa di akses via Hengpong. Contoh saja Tiket.com Traveloka, hanya saja mereka terlalu umum dan lebih spesialis ke booking tiketnya. Nah, sekarang tuh ada yang namanya Airyrooms, sebuah portal hotel di Indonesia, semacam “Gojek”nya Hotel gitulah, lebih oke karena mengambil spesialisasi penginapan lokal di Indonesia. Kalau pengen nyobain tinggal kepoin aja di website resminya. 

fasilitas airyrooms
fasilitas kamar komplit dan bersih
Kemarin sempet lihat-lihat hotel di Bogor via Airyrooms, sekilas ratenya antara 400-500/malam. Iseng-iseng ngintip yang di Bali ratenya 150ribuan Bro, hari gini tidur di Bali 150ribu?. Tetapi jangan negative thinking dulu nih, biasanya kalau murah fasilitas minim. Tapi pas saya kepoin, eh ternyata fasilitasnya aje gile donk, Wifi, Tv layar datar, air hangat, AC, Tempat tidur bersih, perlengkapan mandi, dan air minum gratis.

cara booking hotel di airyrooms
booking hotel mudah dan terpercaya
Jadi kalau sekarang masih bingung mau nginep dimana, coba deh booking hotel murah via airyrooms. Minimal keluarga bisa tidur nyenyak, istri bisa beristirahat tenang, kantong pun tetap aman. Dan Saya kasih bocoran nih ya, nih perusahaan banyak ngasih promo loh. Jadi buruan booking sekarang!

Btw, udah ada planning liburan kemana bulan ini?

Sorry kalau alurnya agak ruwet kayak rambutnya yang nulis, dan tak lupa Saya ucapin terimakasih buat mbak Binti maemunah sama Tery mbil buat foto-fotonya. Kapan kita begituan lagi?


Rabu, 06 April 2016

Gunung Ciremai, terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Entah nama aslinya ciremai atau ceremai, yang jelas gunung ini memiliki ketinggian 3.027 mdpl dan puncaknya merupakan tanah tertinggi di Jawa Barat. Medan cukup wow, selalu nanjak, nanjak dan nanjak lagi, namanya juga gunung masak datar-datar aja. Gunung ini termasuk gunung incaran pendaki karena kondisi alamnya masih terjaga, walaupun sekarang mulai terkotori sampah, kertas dan oleh-oleh dari ajang kekinian anak social media.

Planing awal, jumat berangkat dari Jakarta dan senin pagi ngantor. Bukan hal sepele, dan bukan hal yang terlalu ribet. Kita bukan kumpulan orang-orang yang baru sekali naik gunung kok, tetapi ya begitulah namanya juga mendaki berkelompok, harus saling mengisi kekurangan dan kelebihan anggota. Apalagi pendakian ke Ciremai ini beranggotakan 5 Cewek cantik, bisa dipastikan molor nantinya. Plan kita berangkat jam 8 malam dan sampai Jakarta subuh. Laksanakan komandan!!!.


Carier, alat pribadi, kelompok, sudah saya packing kemarin malem. Setelah balik dari kantor check peralatan, packing sudah rapi, tinggal cus naik bis tujuan kampung rambutan. Salah satu point yang saya pegang erat saat mau mendaki gunung, selalu packing semua barang sebelum berangkat, tak ada penambahan ataupun pengurangan beban. Tak lagi jajan di basecamp, tak lagi bongkar pasang di terminal, tanya ini itu, ataupun beli baterai buat headlamp. Kita Janjian di Kampung Rambutan dan kalau sudah kumpul langsung berangkat biar besok bisa start nanjak pagi-pagi. Iya, pagi pagi banget. 

Tetapi rencana selalu sejalan dengan peserta, semakin banyak peserta, semakin banyak waktu yang harus diolor-olor. Akhirnya kita berangkat sekitar jam 11 malem dari terminal kampung rambutan, setelah menunggu saya datang, setelah menunggu yang lain makan, setelah menunggu yang lainnya datang, dan setelah menunggu saya makan gara gara nunggu yang lainnya makan dan datang. Tak lupa obat mujarab “antimo” biar nggak mabok, Hap hap hap.


Kami start naik sekitar pukul 9 an, nggak terlalu cepet cepet amat, santai kayak di pantai, yang penting yakin dan senin bisa langsung ngantor. Kalau naiknya lemot, ya nanti turunnya dicepetin biar Senin bisa ngantor. Kalau naiknya bisa cepet, ntar turunnya bisa slow but sure.

Jalur Linggarjati diawali tanjakan ringan dengan medan aspal. Nggak berat, cuman agak panas, nggak enak banget di kaki. Aspal panjang nanjak, kadang liat orang naik motor dengan enaknya. Oh iya, sebagai info aja, nih pos pertama bisa pakai Jasa ojek, ataupun pengen buat pemanasan bisa jalan kaki ringan.

Setelah sampai pos pertama bisa isi air dulu, dipenuhin, sepenuh-penuhnya, soalnya di atas nggak ada air loh menurut kabar. Lebih baik turun bawa sisa air, daripada turun minta minta air dari pendaki yang lain.


Butuh perjuangan keras untuk kami menghirup aroma puncak, setelah kehujanan, kering dan kehujanan lagi, akhirnya kita sampai juga di puncak Ciremai. Puncak tertinggi tanah Sunda, dengan tiupan tiupan mesra angin pagi yang menghapus kelelahan kami. Sekeliling begitu cerah, dan membakar kulit eksotik kami, panas tapi sejuk, dingin tapi menghitamkan. Terlihat dari kejauhan, seperti hamparan cermin yang lebar, mengkilat, tak tahu pantai atau danau. Sungguh cantik, manis, dihiasi warna biru yang lebar, luas, kami puas.
gambar pemandangan gunung ciremai
Gapailah cita-citamu setinggi gunung Ciremai, entah kenapa suka foto yang satu ini
gambar gunung ciremai
Dua cowok lainnya malu nampang di kamera
Jujur saja, kali ini kaki saya pegel, paha keju kemeng, tak begitu tinggi tetapi mengena di kaki. Ciremai jalur Linggarjati memang terkenal dengan oleh-oleh pegel linu di kaki. Perjalanan turun terasa lama, kelompok terpecah belah menjadi 2 bagian. Yang duluan turun wanita-wanita super, cowok cowok gantengnya belakangan sekalian nungguin cewek-cewek super lainnya yang tertatih-tatih meringis sambil menahan rasa sakit di kaki.

Ada salah satu obat pereda sakit yang di bawa oleh May, sejenis parem yang kalau diolesin jadi semriwing semriwing semriwingg… (sambil muter muter). Fungsinya mirip counterpain tetapi lebih encer. Karena rasa penasaran, akhirnya saya cobain buat kaki saya yang mulus tanpa bulu ini. Benar adanya, kaki jadi lebih enak, semwriwing, dan sakitnya berkurang.

Eh tapi, pas berdiri kok ada yang aneh? Kaki rasanya tak bertenaga, otot-otot pada loyo. Selidik punya selidik ternyata cowok yang ikutan makek juga merasa ototnya pada loyo semua. Nama obatnya lupa, fungsinya melemaskan otot, dan sangat manjur terbukti pas turunan kaki rasanya loyo bin lunglai kayak belalai. Jadi sekarang sudah ketahuan kenapa cewek-cewek pada meringis pas turunan. 

Obat pasca pendakian, dipakai pas mendaki? Loyo pak, otot jadi selembut karet.
Sampai dibawah, sudah ditungguin Bapak-bapak ojek. Salah satu enaknya naik Ciremai via Linggarjati ya transportasinya, sudah teratur dan terorganisir. Kalau dari Jakarta tinggal naik bis turun pertigaan, lanjut ojek yang kalau belum naik ongkosnya 15ribu. Turunnya juga sama dari pos 1 sampai pertigaan jalan besar yang dilewatin bus bus antar kota cuman 15ribu.

Oh iya, Yang nggak asik dari Linggarjati yaitu tiket masuknya, terasa mihil jika dibandingkan gunung lokal lain di Jawa. Mungkin 25ribu ya kalau nggak salah, lagi lagi saya lupa. Tetapi dari tiket 25ribu itu ada perinciannya loh, untuk kas, untuk produk lokal dll. Kita juga dapet souvenir berupa gelang produk penduduk setempat, makanan kecil yang unik dan SERTIFIKAT. Iya sertifikat!!!! Jangan lupa diambil waktu mau pulang. Sampai puncak ataupun tidak, kita tetap mendapatkan sertifikat.

gambar jalur gunung ciremai
Itu kertas dan kaos tangan unyu, sepele tapi asu banget!!!
Pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati dengan medan cukup menguras persediaan air kami telah berakhir. Semoga kebersamaan kami tidak terhapus oleh dentingan waktu, tetap semangat, tetap berpetualangan dan semoga kita menjadi insinyur yang dapat merubah wajah Indonesia lebih baik.
gambar jalur gunung ciremai linggarjati
Terimakasih atas waktunya, mas mbak Tripatra, mas SIS, mbak-mbak DSME dan mbak Santos. Kapan kita lagi?
Sorry kalau tulisannya basi, Muncaknya udah setahun yang lalu tapi kok nulisnya baru sekarang. Sekali lagi, lebih baik telat dari pada telat banget.

Tekian dan telima tatih.

Gunung Ciremai, terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Entah nama aslinya ciremai atau ceremai, yang jelas gunung ini memiliki ketinggian 3.027 mdpl dan puncaknya merupakan tanah tertinggi di Jawa Barat. Medan cukup wow, selalu nanjak, nanjak dan nanjak lagi, namanya juga gunung masak datar-datar aja. Gunung ini termasuk gunung incaran pendaki karena kondisi alamnya masih terjaga, walaupun sekarang mulai terkotori sampah, kertas dan oleh-oleh dari ajang kekinian anak social media.

Planing awal, jumat berangkat dari Jakarta dan senin pagi ngantor. Bukan hal sepele, dan bukan hal yang terlalu ribet. Kita bukan kumpulan orang-orang yang baru sekali naik gunung kok, tetapi ya begitulah namanya juga mendaki berkelompok, harus saling mengisi kekurangan dan kelebihan anggota. Apalagi pendakian ke Ciremai ini beranggotakan 5 Cewek cantik, bisa dipastikan molor nantinya. Plan kita berangkat jam 8 malam dan sampai Jakarta subuh. Laksanakan komandan!!!.


Carier, alat pribadi, kelompok, sudah saya packing kemarin malem. Setelah balik dari kantor check peralatan, packing sudah rapi, tinggal cus naik bis tujuan kampung rambutan. Salah satu point yang saya pegang erat saat mau mendaki gunung, selalu packing semua barang sebelum berangkat, tak ada penambahan ataupun pengurangan beban. Tak lagi jajan di basecamp, tak lagi bongkar pasang di terminal, tanya ini itu, ataupun beli baterai buat headlamp. Kita Janjian di Kampung Rambutan dan kalau sudah kumpul langsung berangkat biar besok bisa start nanjak pagi-pagi. Iya, pagi pagi banget. 

Tetapi rencana selalu sejalan dengan peserta, semakin banyak peserta, semakin banyak waktu yang harus diolor-olor. Akhirnya kita berangkat sekitar jam 11 malem dari terminal kampung rambutan, setelah menunggu saya datang, setelah menunggu yang lain makan, setelah menunggu yang lainnya datang, dan setelah menunggu saya makan gara gara nunggu yang lainnya makan dan datang. Tak lupa obat mujarab “antimo” biar nggak mabok, Hap hap hap.


Kami start naik sekitar pukul 9 an, nggak terlalu cepet cepet amat, santai kayak di pantai, yang penting yakin dan senin bisa langsung ngantor. Kalau naiknya lemot, ya nanti turunnya dicepetin biar Senin bisa ngantor. Kalau naiknya bisa cepet, ntar turunnya bisa slow but sure.

Jalur Linggarjati diawali tanjakan ringan dengan medan aspal. Nggak berat, cuman agak panas, nggak enak banget di kaki. Aspal panjang nanjak, kadang liat orang naik motor dengan enaknya. Oh iya, sebagai info aja, nih pos pertama bisa pakai Jasa ojek, ataupun pengen buat pemanasan bisa jalan kaki ringan.

Setelah sampai pos pertama bisa isi air dulu, dipenuhin, sepenuh-penuhnya, soalnya di atas nggak ada air loh menurut kabar. Lebih baik turun bawa sisa air, daripada turun minta minta air dari pendaki yang lain.


Butuh perjuangan keras untuk kami menghirup aroma puncak, setelah kehujanan, kering dan kehujanan lagi, akhirnya kita sampai juga di puncak Ciremai. Puncak tertinggi tanah Sunda, dengan tiupan tiupan mesra angin pagi yang menghapus kelelahan kami. Sekeliling begitu cerah, dan membakar kulit eksotik kami, panas tapi sejuk, dingin tapi menghitamkan. Terlihat dari kejauhan, seperti hamparan cermin yang lebar, mengkilat, tak tahu pantai atau danau. Sungguh cantik, manis, dihiasi warna biru yang lebar, luas, kami puas.
gambar pemandangan gunung ciremai
Gapailah cita-citamu setinggi gunung Ciremai, entah kenapa suka foto yang satu ini
gambar gunung ciremai
Dua cowok lainnya malu nampang di kamera
Jujur saja, kali ini kaki saya pegel, paha keju kemeng, tak begitu tinggi tetapi mengena di kaki. Ciremai jalur Linggarjati memang terkenal dengan oleh-oleh pegel linu di kaki. Perjalanan turun terasa lama, kelompok terpecah belah menjadi 2 bagian. Yang duluan turun wanita-wanita super, cowok cowok gantengnya belakangan sekalian nungguin cewek-cewek super lainnya yang tertatih-tatih meringis sambil menahan rasa sakit di kaki.

Ada salah satu obat pereda sakit yang di bawa oleh May, sejenis parem yang kalau diolesin jadi semriwing semriwing semriwingg… (sambil muter muter). Fungsinya mirip counterpain tetapi lebih encer. Karena rasa penasaran, akhirnya saya cobain buat kaki saya yang mulus tanpa bulu ini. Benar adanya, kaki jadi lebih enak, semwriwing, dan sakitnya berkurang.

Eh tapi, pas berdiri kok ada yang aneh? Kaki rasanya tak bertenaga, otot-otot pada loyo. Selidik punya selidik ternyata cowok yang ikutan makek juga merasa ototnya pada loyo semua. Nama obatnya lupa, fungsinya melemaskan otot, dan sangat manjur terbukti pas turunan kaki rasanya loyo bin lunglai kayak belalai. Jadi sekarang sudah ketahuan kenapa cewek-cewek pada meringis pas turunan. 

Obat pasca pendakian, dipakai pas mendaki? Loyo pak, otot jadi selembut karet.
Sampai dibawah, sudah ditungguin Bapak-bapak ojek. Salah satu enaknya naik Ciremai via Linggarjati ya transportasinya, sudah teratur dan terorganisir. Kalau dari Jakarta tinggal naik bis turun pertigaan, lanjut ojek yang kalau belum naik ongkosnya 15ribu. Turunnya juga sama dari pos 1 sampai pertigaan jalan besar yang dilewatin bus bus antar kota cuman 15ribu.

Oh iya, Yang nggak asik dari Linggarjati yaitu tiket masuknya, terasa mihil jika dibandingkan gunung lokal lain di Jawa. Mungkin 25ribu ya kalau nggak salah, lagi lagi saya lupa. Tetapi dari tiket 25ribu itu ada perinciannya loh, untuk kas, untuk produk lokal dll. Kita juga dapet souvenir berupa gelang produk penduduk setempat, makanan kecil yang unik dan SERTIFIKAT. Iya sertifikat!!!! Jangan lupa diambil waktu mau pulang. Sampai puncak ataupun tidak, kita tetap mendapatkan sertifikat.

gambar jalur gunung ciremai
Itu kertas dan kaos tangan unyu, sepele tapi asu banget!!!
Pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati dengan medan cukup menguras persediaan air kami telah berakhir. Semoga kebersamaan kami tidak terhapus oleh dentingan waktu, tetap semangat, tetap berpetualangan dan semoga kita menjadi insinyur yang dapat merubah wajah Indonesia lebih baik.
gambar jalur gunung ciremai linggarjati
Terimakasih atas waktunya, mas mbak Tripatra, mas SIS, mbak-mbak DSME dan mbak Santos. Kapan kita lagi?
Sorry kalau tulisannya basi, Muncaknya udah setahun yang lalu tapi kok nulisnya baru sekarang. Sekali lagi, lebih baik telat dari pada telat banget.

Tekian dan telima tatih.