Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Desember 2012

Malam tahun baru seperti ini enaknya baca berita yang nggak jelas. Maklum jomblo abadi yang nggak pulang kampung dan lagi nggak ada kegiatan. Saya tertarik setelah melihat berita yang cukup membuat bibir ini nyengir dan terpaksa mengekliknya. Ada kata seks nya, dan kata Surabaya nya. Siapa yang tidak tertarik coba?

Memang cukup parah ulah remaja di Surabaya, dengan angka fantastis 40% dari pelajar Sekolah Menengah Atas di Surabaya berpandangan bahwa hubungan seks selama pacaran itu diperbolehkan. Menurut survei yang dilakukan oleh Hotline Pendidikan dan Yayasan Embun Surabaya, mereka merasa aman melakukan seks di Mall (49 persen), Rumah (24 persen) dan Sekolah (16 persen).

Sesuai berita yang berjudul Survei: Setengah Siswa SMA Surabaya Permisif Terhadap Seksbahwa ada beberapa momentum yang sakral saat melakukan hubungan seks, yaitu sehabis puasa, malam tahun baru kayak gini nih, valentine, dan saat merayakan kelulusan. Sungguh moment yang tepat untuk melakukan hubungan seks.

Saat saat SMA merupakan saat dimana ingin mencoba hal hal baru, yang penasaran akan sesuatu yang baru, begitu juga dengan masalah seks. Ditambah moment yang tepat tadi, penghujung tahun 2012 yang hampir habis, sembari merayakan kegagalan kiamat yang diramalkan akan terjadi tahun 2012 ini. Mungkin Seks merupakan hal yang dipilih oleh para remaja yang masih labil tersebut sebagai penutup tahun 2012 ini.

Internet, merupakan salah satu media yang memberikan informasi mengenai apa yang mereka tanyakan di hati, selain dari televisi maupun teman yang sudah berpengalaman. Walaupun ini hanya survey dan dilakukan di daerah Surabaya saja, bukan berati ini merupakan hal yang nggak patut dibahas. Memang hasil survei ini bukan hal yang bisa dianggap seratus persen valid, karena bisa saja para pelajar hanya iseng iseng saja mengisi kuisoner. Tetapi tidak dipungkiri lagi bahwa memang perilaku remaja jaman sekarang sudah hancur seperti itu.

Dan mungkin hanya sedikit yang bisa saya simpulkan menanggapi berita tadi, kesimpulan pribadi yang tidak  objektif dan tidak bisa di pertanggung jawabkan ke absahannya.

Peran orang tua, khususnya seorang Ibu harus ditingkatkan di dalam keharmonisan rumah tangga. Ceweklah yang sering mendapatkan kegalauan akan hubungan seks dibanding seorang cowok. Dan disaat remaja cewek tidak ada tempat bertanya maka mereka bertanya kepada teman ataupun sekedar iseng mencari jawaban di internet. Tentu saja peran dari orang tua sangat lebih baik jika dibandingkan dengan pendapat teman ataupun blogger yang nggak jelas ini.

Selain itu, peran dari pihak sekolah, pemerintah ataupun masyarakat umum sangat diperlukan sehingga bisa mengurangi perilaku seks di tempat umum. Pihak sekolah bisa memberikan kegiatan yang lebih bersifat mendukung aktifitas belajar di sekolahnya. Pihak pemerintah juga bisa memberikan perintah untuk merazia remaja dibawah umur dan belum berstatus nikah yang dengan sengaja berduaan di tempat sepi. Masyarakat umum juga bisa melakukan pengawasan terhadap kos kos an disekitar sekolah ataupun kampus, sehingga tidak mungkin juga terjadi hal yang tidak diinginkan. Tetapi yang paling penting dari itu semua adalah peran orang tua yang tau akan kondisi anak anaknya.

tahun baru surabaya

Selamat tahun baru 2013 buat semuanya..


Malam tahun baru seperti ini enaknya baca berita yang nggak jelas. Maklum jomblo abadi yang nggak pulang kampung dan lagi nggak ada kegiatan. Saya tertarik setelah melihat berita yang cukup membuat bibir ini nyengir dan terpaksa mengekliknya. Ada kata seks nya, dan kata Surabaya nya. Siapa yang tidak tertarik coba?

Memang cukup parah ulah remaja di Surabaya, dengan angka fantastis 40% dari pelajar Sekolah Menengah Atas di Surabaya berpandangan bahwa hubungan seks selama pacaran itu diperbolehkan. Menurut survei yang dilakukan oleh Hotline Pendidikan dan Yayasan Embun Surabaya, mereka merasa aman melakukan seks di Mall (49 persen), Rumah (24 persen) dan Sekolah (16 persen).

Sesuai berita yang berjudul Survei: Setengah Siswa SMA Surabaya Permisif Terhadap Seksbahwa ada beberapa momentum yang sakral saat melakukan hubungan seks, yaitu sehabis puasa, malam tahun baru kayak gini nih, valentine, dan saat merayakan kelulusan. Sungguh moment yang tepat untuk melakukan hubungan seks.

Saat saat SMA merupakan saat dimana ingin mencoba hal hal baru, yang penasaran akan sesuatu yang baru, begitu juga dengan masalah seks. Ditambah moment yang tepat tadi, penghujung tahun 2012 yang hampir habis, sembari merayakan kegagalan kiamat yang diramalkan akan terjadi tahun 2012 ini. Mungkin Seks merupakan hal yang dipilih oleh para remaja yang masih labil tersebut sebagai penutup tahun 2012 ini.

Internet, merupakan salah satu media yang memberikan informasi mengenai apa yang mereka tanyakan di hati, selain dari televisi maupun teman yang sudah berpengalaman. Walaupun ini hanya survey dan dilakukan di daerah Surabaya saja, bukan berati ini merupakan hal yang nggak patut dibahas. Memang hasil survei ini bukan hal yang bisa dianggap seratus persen valid, karena bisa saja para pelajar hanya iseng iseng saja mengisi kuisoner. Tetapi tidak dipungkiri lagi bahwa memang perilaku remaja jaman sekarang sudah hancur seperti itu.

Dan mungkin hanya sedikit yang bisa saya simpulkan menanggapi berita tadi, kesimpulan pribadi yang tidak  objektif dan tidak bisa di pertanggung jawabkan ke absahannya.

Peran orang tua, khususnya seorang Ibu harus ditingkatkan di dalam keharmonisan rumah tangga. Ceweklah yang sering mendapatkan kegalauan akan hubungan seks dibanding seorang cowok. Dan disaat remaja cewek tidak ada tempat bertanya maka mereka bertanya kepada teman ataupun sekedar iseng mencari jawaban di internet. Tentu saja peran dari orang tua sangat lebih baik jika dibandingkan dengan pendapat teman ataupun blogger yang nggak jelas ini.

Selain itu, peran dari pihak sekolah, pemerintah ataupun masyarakat umum sangat diperlukan sehingga bisa mengurangi perilaku seks di tempat umum. Pihak sekolah bisa memberikan kegiatan yang lebih bersifat mendukung aktifitas belajar di sekolahnya. Pihak pemerintah juga bisa memberikan perintah untuk merazia remaja dibawah umur dan belum berstatus nikah yang dengan sengaja berduaan di tempat sepi. Masyarakat umum juga bisa melakukan pengawasan terhadap kos kos an disekitar sekolah ataupun kampus, sehingga tidak mungkin juga terjadi hal yang tidak diinginkan. Tetapi yang paling penting dari itu semua adalah peran orang tua yang tau akan kondisi anak anaknya.

tahun baru surabaya

Selamat tahun baru 2013 buat semuanya..


Selasa, 25 Desember 2012

Air merupakan salah satu komponen terpenting dalam kehidupan mahluk hidup. Selain digunakan untuk kebutuhan makan dan minum manusia, air juga dibutuhkan untuk mencukupi sarana dan prasarana manusia, seperti mandi, irigasi, pembangkit listrik, dan sebagainya. Oleh karena itu, air harus tersedia kapanpun dan dimanapun dalam jumlah, waktu, dan mutu yang memadai. Timbul permasalahan jika kita hidup di wilayah karst seperti di daerah Gunung Kidul, Wonogiri, Pacitan dan daerah karst lainnya. Penduduk desa di daerah karst sangat sulit mendapatkan air saat musim kemarau bahkan saat musim penghujan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air tersebut banyak dari penduduk desa yang membeli air dari luar daerah secara periodik.

Beberapa warga dari daerah karst di Indonesia sudah memiliki pemikiran mandiri memanfaatkan sungai bawah tanah untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari hari. Dengan bantuan pemerintah maupun swadaya dari penduduk desa, air dari Sungai Bawah Tanah (SBT) tersebut diangkat ke atas permukaan menggunakan pompa listrik secara bertingkat dari satu bendungan ke bendungan yang lain yang lebih tinggi. Selanjutnya dengan pompa submersible, air tersebut didorong dan ditampung di atas permukaan gua yang selanjutnya didistribusikan ke penduduk desa. Potensi dari Sungai Bawah Tanah yang ada di Indonesia, khususnya wilayah “Gunung Sewu” sangatlah tinggi. sungai bawah tanah tersebut saling terhubung satu sama lain membentuk suatu sistem. Dan dari sitem tersebut harus dijaga hubungan antara satu sistem dengan sistem lain, sehingga tidak terjadi kerusakan ekosistem di SBT tersebut. Selain itu Kelestarian Sumber Air Minum untuk warga pun akan terjaga. 


Terlihat kegembiraan dari warga bersama Kepala Dusun Desa Pucung dan teman teman dari Forum Caving Surakarta yang untuk pertama kalinya melihat air mengalir di desa Pucung, Wonogiri.
Sumber foto: Giribahama UMS

Di beberapa daerah seperti Gunung Kidul dan Wonogiri sudah memanfaatkan beberapa SBT dan mengangkat airnya menggunakan teknologi pompa hidram. Pompa hidram dipilih karena tidak membutuhkan suplai listrik untuk tenaga penggeraknya. Tetapi dalam kenyataannya banyak losses yang terjadi sehingga debit dari pompa tersebut sangat rendah bila dibandingkan dengan pompa listrik. Hal ini dikarenakan pengetahuan warga tentang pompa hidram masih kurang dan mereka hanya “megira-ngira” dalam pembuatnya tanpa perhitungan teknik sedikitpun.
Desain Pompa Hidram

Apabila dibuatkan suatu desain pompa hidram dan memasangnya di SBT sepanjang “Gunung Sewu“, maka wilayah Gunung kidul, Pacitan ataupun Wonogiri tidak akan kekurangan air lagi. Maka peran dari Pemerintah dan pihak Institusi sangat diperlukan. Bisa dilihat dari sekian banyak Universitas di Indonesia masih jarang yang mengembangkan pompa hidram untuk pengangkatan air di dalam gua.

Masalah pengangkatan air dari sungai bawah tanah mungkin sudah terselesaikan dengan hadirnya pompa hidram, tetapi muncul permasalahan lagi ketika kualitas dari air yang berasal dari sungai bawah tanah sebuah Gua tersebut tidak memenuhi syarat layak minum. Mengingat sumber dari sungai bawah tanah tersebut adalah resapan resapan air permukaan warga dan sedikit anugerah dari hujan. Yang tidak jelas sumber resapannya dari mana, bisa dari kamar mandi, WC, ataupun kotoran hewan ternak. Maka daripada itu diperlukan peralatan water purifier, sehingga air yang berasal dari dalam Gua tadi akan terjamin kualitasnya.

Water purifier merupakan sebuah teknologi untuk memurnikan air dari bakteri, di kota kota besar seperti Surabaya sangat banyak digunakan water purifier berskala besar sehingga bisa dijamin bahwa air yang terdistribusi dari suatu kompleks perumahan sangat terjamin kualitasnya. Mengingat bahwa kualitas air di Surabaya sangatlah buruk. Dengan melihat kondisi ekonomi dari pemerintahan kota Surabaya mungkin memang mampu jika dibuatkan sebuah sistem water purifier skala besar di dalam suatu kompleks perumahan ataupun hotel. Tetapi apabila hal ini diterapkan pada masyarakat Wonogiri, kemungkinan tidak akan berjalan dengan baik Dengan kata lain diperlukan sebuah alternatif lain untuk mengakali keterbatasan dana tersebut sehingga bisa diberikan solusi yang tepat agar warga juga bisa menikmati air bersih bebas dari bakteri.


Salah satu produk dalam negeri yang memiliki teknologi menyaring air secara alami, membunuh bakteri dan virus virus sehingga air dapat langsung diminum tanpa dimasak terlebih dahulu.
Sumber gambar : Pure It water

Dengan Pure It, maka masalah kualitas air minum di desa Pucung akan terselesaikan. Warga akan merasakan banyak kemudahan dan keuntungan, karena produk dari Unilever ini tidak menggunakan listrik atau gas dalam membersikan bakteri dan virus virus. Di dalam alat tersebut terdapat Germkill Kit yang harus diganti setelah penyaringan 1500 liter air atau setara 6-8 Bulan penggunaan secara normal. Sebuah bilangan yang sangat bermanfaat bagi warga daerah karst, mengingat harga dari Germkill Kit relatif lebih murah dari pada pembelian air selama 6-8 Bulan. Mungkin inilah Pemanfaatan teknologi yang tepat antara Warga, Aktifis Pemerhati Lingkungan, Pemerintah dan juga pihak Industri dalam hal ini Unilever. Selain itu, peran  serta warga dalam Kelestarian Sumber Air Minum di desa pucung sangatlah penting. Hal ini dapat dilakukan dengan menanam pohon di atas permukanan luweng Suruh, sehingga simpanan air untuk kedepannya akan lebih melimpah dan terjaga.

...keep solo caver


Air merupakan salah satu komponen terpenting dalam kehidupan mahluk hidup. Selain digunakan untuk kebutuhan makan dan minum manusia, air juga dibutuhkan untuk mencukupi sarana dan prasarana manusia, seperti mandi, irigasi, pembangkit listrik, dan sebagainya. Oleh karena itu, air harus tersedia kapanpun dan dimanapun dalam jumlah, waktu, dan mutu yang memadai. Timbul permasalahan jika kita hidup di wilayah karst seperti di daerah Gunung Kidul, Wonogiri, Pacitan dan daerah karst lainnya. Penduduk desa di daerah karst sangat sulit mendapatkan air saat musim kemarau bahkan saat musim penghujan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air tersebut banyak dari penduduk desa yang membeli air dari luar daerah secara periodik.

Beberapa warga dari daerah karst di Indonesia sudah memiliki pemikiran mandiri memanfaatkan sungai bawah tanah untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari hari. Dengan bantuan pemerintah maupun swadaya dari penduduk desa, air dari Sungai Bawah Tanah (SBT) tersebut diangkat ke atas permukaan menggunakan pompa listrik secara bertingkat dari satu bendungan ke bendungan yang lain yang lebih tinggi. Selanjutnya dengan pompa submersible, air tersebut didorong dan ditampung di atas permukaan gua yang selanjutnya didistribusikan ke penduduk desa. Potensi dari Sungai Bawah Tanah yang ada di Indonesia, khususnya wilayah “Gunung Sewu” sangatlah tinggi. sungai bawah tanah tersebut saling terhubung satu sama lain membentuk suatu sistem. Dan dari sitem tersebut harus dijaga hubungan antara satu sistem dengan sistem lain, sehingga tidak terjadi kerusakan ekosistem di SBT tersebut. Selain itu Kelestarian Sumber Air Minum untuk warga pun akan terjaga. 


Terlihat kegembiraan dari warga bersama Kepala Dusun Desa Pucung dan teman teman dari Forum Caving Surakarta yang untuk pertama kalinya melihat air mengalir di desa Pucung, Wonogiri.
Sumber foto: Giribahama UMS

Di beberapa daerah seperti Gunung Kidul dan Wonogiri sudah memanfaatkan beberapa SBT dan mengangkat airnya menggunakan teknologi pompa hidram. Pompa hidram dipilih karena tidak membutuhkan suplai listrik untuk tenaga penggeraknya. Tetapi dalam kenyataannya banyak losses yang terjadi sehingga debit dari pompa tersebut sangat rendah bila dibandingkan dengan pompa listrik. Hal ini dikarenakan pengetahuan warga tentang pompa hidram masih kurang dan mereka hanya “megira-ngira” dalam pembuatnya tanpa perhitungan teknik sedikitpun.
Desain Pompa Hidram

Apabila dibuatkan suatu desain pompa hidram dan memasangnya di SBT sepanjang “Gunung Sewu“, maka wilayah Gunung kidul, Pacitan ataupun Wonogiri tidak akan kekurangan air lagi. Maka peran dari Pemerintah dan pihak Institusi sangat diperlukan. Bisa dilihat dari sekian banyak Universitas di Indonesia masih jarang yang mengembangkan pompa hidram untuk pengangkatan air di dalam gua.

Masalah pengangkatan air dari sungai bawah tanah mungkin sudah terselesaikan dengan hadirnya pompa hidram, tetapi muncul permasalahan lagi ketika kualitas dari air yang berasal dari sungai bawah tanah sebuah Gua tersebut tidak memenuhi syarat layak minum. Mengingat sumber dari sungai bawah tanah tersebut adalah resapan resapan air permukaan warga dan sedikit anugerah dari hujan. Yang tidak jelas sumber resapannya dari mana, bisa dari kamar mandi, WC, ataupun kotoran hewan ternak. Maka daripada itu diperlukan peralatan water purifier, sehingga air yang berasal dari dalam Gua tadi akan terjamin kualitasnya.

Water purifier merupakan sebuah teknologi untuk memurnikan air dari bakteri, di kota kota besar seperti Surabaya sangat banyak digunakan water purifier berskala besar sehingga bisa dijamin bahwa air yang terdistribusi dari suatu kompleks perumahan sangat terjamin kualitasnya. Mengingat bahwa kualitas air di Surabaya sangatlah buruk. Dengan melihat kondisi ekonomi dari pemerintahan kota Surabaya mungkin memang mampu jika dibuatkan sebuah sistem water purifier skala besar di dalam suatu kompleks perumahan ataupun hotel. Tetapi apabila hal ini diterapkan pada masyarakat Wonogiri, kemungkinan tidak akan berjalan dengan baik Dengan kata lain diperlukan sebuah alternatif lain untuk mengakali keterbatasan dana tersebut sehingga bisa diberikan solusi yang tepat agar warga juga bisa menikmati air bersih bebas dari bakteri.


Salah satu produk dalam negeri yang memiliki teknologi menyaring air secara alami, membunuh bakteri dan virus virus sehingga air dapat langsung diminum tanpa dimasak terlebih dahulu.
Sumber gambar : Pure It water

Dengan Pure It, maka masalah kualitas air minum di desa Pucung akan terselesaikan. Warga akan merasakan banyak kemudahan dan keuntungan, karena produk dari Unilever ini tidak menggunakan listrik atau gas dalam membersikan bakteri dan virus virus. Di dalam alat tersebut terdapat Germkill Kit yang harus diganti setelah penyaringan 1500 liter air atau setara 6-8 Bulan penggunaan secara normal. Sebuah bilangan yang sangat bermanfaat bagi warga daerah karst, mengingat harga dari Germkill Kit relatif lebih murah dari pada pembelian air selama 6-8 Bulan. Mungkin inilah Pemanfaatan teknologi yang tepat antara Warga, Aktifis Pemerhati Lingkungan, Pemerintah dan juga pihak Industri dalam hal ini Unilever. Selain itu, peran  serta warga dalam Kelestarian Sumber Air Minum di desa pucung sangatlah penting. Hal ini dapat dilakukan dengan menanam pohon di atas permukanan luweng Suruh, sehingga simpanan air untuk kedepannya akan lebih melimpah dan terjaga.

...keep solo caver


Rabu, 12 September 2012

Belakangan ini sering terdengar gembar gembor masalah mobil hybrid di kampus saya. Sebenarnya apa sih mobil hybrid itu?. Saya kira mobil hybrid itu sama dengan mobil listrik, eh ternyata beda. Mobil hybrid merupakan kombinasi antara mobil berbahan bakar Bensin/Solar dan Mobil Listrik. Sehingga se enggak enggaknya pemakaian mobil hybrid bisa mengurangi penggunaan energi fosil.

Chevrolet Volt

Mobil listrik Chevrolet Volt produksi pabrik General Motors - VOA Indonesia

Apakah mobil hybrid pilihan terakhir untuk mengurangi polusi udara?. Setelah membaca berita di VOA tentang masa depan mobil listrik di Amerika. Sedikit saya bisa membayangkan seberapa canggihnya negara Amerika itu? membuat mobil yang ramah lingkungan dengan suplay tenaga dari listrik. Pastilah nantinya polusi udara di bumi ini bisa berkurang jika semua orang menggunakan mobil listrik.  Tetapi dalam pelaksanaannya, produksi dari mobil listrik itu sendiri mengalami beberapa kendala, salah satunya yaitu karena daya beli masyarakat yang rendah. Hal ini disebabkan karena harga mobil listrik tersebut relatif lebih mahal jika dibandingkan mobil konvensional. Dan sudah jelas bahwa solusi mobil hybrid tersebut memerlukan tindak lanjut dari pemerintah.

Mengutip dari salah satu berita di VOA tentang mobil hybrid Volt tersebut

"Walaupun Volt dapat dicas dengan listrik rumah, mobil tersebut juga mempunyai generator sendiri yang bertenaga bensin yang dapat mengecas baterainya, sehingga jarak tempuh mobil itu tidak terbatas. Kalau dicas dirumah, mobil tersebut dapat mencapai jarak 65 kilometer. Kalau listrik ini habis, generator mobil dengan sendirinya mengecas baterai dan kalau sudah penuh, mobil itu dapat menempuh jarak 480 kilometer dengan menggunakan listrik dari baterainya saja. Ini berarti mobil tersebut akan sangat jarang sekali menggunakan generatornya."


Tetapi setelah saya resapi kata kata tersebut, saya jadi berfikir kalau Mobil hybrid bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah emisi yang menjadi perbincangan hangat para pengamat lingkungan belakangan ini.

Mobil hybrid memerlukan listrik dari rumah untuk mengisi baterai sampai penuh, dan nantinya mobil bisa digunakan untuk menempuh jarak sampai 65 kilometer. Setelah baterai habis, maka mesin bensin akan menggantikan peran baterai dalam menyuplay tenaga sekaligus mengisi baterai yang habis tadi saat dijalan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dikaji ulang yaitu:

1. Apabila baterai mobil listrik tadi di isi dari stop kontak di rumah ataupun tempat pengisian tersendiri, maka tidak lain halnya kebutuhan listrik tiap penduduk yang memiliki mobil listrik akan bertambah. Dan berakibat penambahan kapasitas listrik yang harus di sediakan oleh pembangkit listrik. Dan secara tidak langsung berakibat bertambahnya polusi udara di daerah sekitar pembangkit listrik, dikarenakan penambahan kapasitas produsi listrik dan kebanyakan pembangkit listrik di Jawa - Bali menggunakan bahan bakar batu bara sebagai pembangkitnya

2. Penggunaan bensin saat baterai habis sama saja dengan mobil mobil konvensional sekarang, apa bedanya jika memiliki tujuan mengurangi polusi udara akibat kendaraan bermotor kok masih mengunakan bahan bakar fosil? Dan yang sangat jelas mengenai bahan bakar bensin yaitu bukan merupakan sumber energi yang bisa di perbarui.

Solusi yang mungkin bisa diterapkan :

1. Banyak sumber energi terbuang yang masih bisa kita manfaatkan, seperti energi matahari yang sangat bebas untuk dimanfaatkan. Ada pula teknologi regeneratif shock arbsorber yang bisa menghasilkan listrik jika terjadi gerakan, sehingga apabila kita menempuh perjalan dan melewati jalan yang tidak datar maka akan dihasilkan listrik yang lumayan dari gerakan naik turun shock breaker tadi. 


regeneratif shock absorber

regeneratif shock absorber

2. Selain itu, pada saat terjadi pengereman energi yang tersimpan saat mobil melaju kencang tadi di buang menjadi energi panas yang terjadi pada kampas rem. Dan apabila kita pasang generator sebagai pengganti rem pada mobil maka saat terjadi pengereman maka bateray akan di isi oleh generator tersebut.

Regenerative Braking

Regenerative Braking

3. Apabila terpaksa menggunakan bahan bakar, maka bisa di ambil bahan bakar bioenergi yang sudah jelas lebih bersahabat dengan lingkungan. Selain itu bahan bakar bioenergi bersifat dapat di perbaharui, sehingga tidak perlu khawatir dengan ancaman kelangkaan bahan bakar bioenergi di kemudian hari.

Kemarin, di kampus saya sempat melihat mobil kecil yang bisa bergerak tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Setelah saya dekati ternyata mobil tersebut merupakan mobil bertenaga listrik buatan anak anak loh. Untuk spesifikasinya saya belum tanya detail sih, berapa kecepatan maksimum, daya simpan baterai, dsb. Jika dilihat dari bentuk body dan kelengkapan lainya, menurut saya mobil tersebut masih belum layak untuk diproduksi, maklum mereka hanya anak mesin dan bukan anak desain produk. Tetapi paling nggak mobil tersebut sudah bisa membuktikan bahwa kita itu juga bisa buat mobil listrik seperti di Amrik Bukan hanya bualan di waktu kuliah, bukan hanya iming imingan gombal tak bermakna aja, tetapi itu sebuah impian yang menunggu untuk diwujudkan.

mobil listrik karya anak bangsa

Jhona Purnama Putra bersama mobil listrik karya anak bangsa

Banyak teknologi yang sudah ditemukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi polusi dari sebuah mobil. Seperti regeneratif shock absorber, Regenerative Braking, Solar cell, ataupun teknologi Kinetic Energy Recovery Systems yang di pakai F1. Hanya saja kurangnya keseriusan pemerintah dalam memberikan dukungan kepada peneliti peneliti Indonesia. Sehingga ide ide gila mereka tidak terwujudkan secara penuh dan hanya sebagai bahan omongan di sela sela kuliah. Banyak guru guru besar di UI, UGM, ITB ataupun ITS yang amat sangat menguasai teknologi di dunia otomotif ini.

Hanya saja itu semua sekedar gelar dan tulisan, kapankah mimpi Mobil Nasional akan terwujud?

Referensi:
http://www.voaindonesia.com/content/article/177203.html
http://www.carblogindia.com
buku pegangan kuliah bioenergi

Belakangan ini sering terdengar gembar gembor masalah mobil hybrid di kampus saya. Sebenarnya apa sih mobil hybrid itu?. Saya kira mobil hybrid itu sama dengan mobil listrik, eh ternyata beda. Mobil hybrid merupakan kombinasi antara mobil berbahan bakar Bensin/Solar dan Mobil Listrik. Sehingga se enggak enggaknya pemakaian mobil hybrid bisa mengurangi penggunaan energi fosil.

Chevrolet Volt

Mobil listrik Chevrolet Volt produksi pabrik General Motors - VOA Indonesia

Apakah mobil hybrid pilihan terakhir untuk mengurangi polusi udara?. Setelah membaca berita di VOA tentang masa depan mobil listrik di Amerika. Sedikit saya bisa membayangkan seberapa canggihnya negara Amerika itu? membuat mobil yang ramah lingkungan dengan suplay tenaga dari listrik. Pastilah nantinya polusi udara di bumi ini bisa berkurang jika semua orang menggunakan mobil listrik.  Tetapi dalam pelaksanaannya, produksi dari mobil listrik itu sendiri mengalami beberapa kendala, salah satunya yaitu karena daya beli masyarakat yang rendah. Hal ini disebabkan karena harga mobil listrik tersebut relatif lebih mahal jika dibandingkan mobil konvensional. Dan sudah jelas bahwa solusi mobil hybrid tersebut memerlukan tindak lanjut dari pemerintah.

Mengutip dari salah satu berita di VOA tentang mobil hybrid Volt tersebut

"Walaupun Volt dapat dicas dengan listrik rumah, mobil tersebut juga mempunyai generator sendiri yang bertenaga bensin yang dapat mengecas baterainya, sehingga jarak tempuh mobil itu tidak terbatas. Kalau dicas dirumah, mobil tersebut dapat mencapai jarak 65 kilometer. Kalau listrik ini habis, generator mobil dengan sendirinya mengecas baterai dan kalau sudah penuh, mobil itu dapat menempuh jarak 480 kilometer dengan menggunakan listrik dari baterainya saja. Ini berarti mobil tersebut akan sangat jarang sekali menggunakan generatornya."


Tetapi setelah saya resapi kata kata tersebut, saya jadi berfikir kalau Mobil hybrid bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah emisi yang menjadi perbincangan hangat para pengamat lingkungan belakangan ini.

Mobil hybrid memerlukan listrik dari rumah untuk mengisi baterai sampai penuh, dan nantinya mobil bisa digunakan untuk menempuh jarak sampai 65 kilometer. Setelah baterai habis, maka mesin bensin akan menggantikan peran baterai dalam menyuplay tenaga sekaligus mengisi baterai yang habis tadi saat dijalan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dikaji ulang yaitu:

1. Apabila baterai mobil listrik tadi di isi dari stop kontak di rumah ataupun tempat pengisian tersendiri, maka tidak lain halnya kebutuhan listrik tiap penduduk yang memiliki mobil listrik akan bertambah. Dan berakibat penambahan kapasitas listrik yang harus di sediakan oleh pembangkit listrik. Dan secara tidak langsung berakibat bertambahnya polusi udara di daerah sekitar pembangkit listrik, dikarenakan penambahan kapasitas produsi listrik dan kebanyakan pembangkit listrik di Jawa - Bali menggunakan bahan bakar batu bara sebagai pembangkitnya

2. Penggunaan bensin saat baterai habis sama saja dengan mobil mobil konvensional sekarang, apa bedanya jika memiliki tujuan mengurangi polusi udara akibat kendaraan bermotor kok masih mengunakan bahan bakar fosil? Dan yang sangat jelas mengenai bahan bakar bensin yaitu bukan merupakan sumber energi yang bisa di perbarui.

Solusi yang mungkin bisa diterapkan :

1. Banyak sumber energi terbuang yang masih bisa kita manfaatkan, seperti energi matahari yang sangat bebas untuk dimanfaatkan. Ada pula teknologi regeneratif shock arbsorber yang bisa menghasilkan listrik jika terjadi gerakan, sehingga apabila kita menempuh perjalan dan melewati jalan yang tidak datar maka akan dihasilkan listrik yang lumayan dari gerakan naik turun shock breaker tadi. 


regeneratif shock absorber

regeneratif shock absorber

2. Selain itu, pada saat terjadi pengereman energi yang tersimpan saat mobil melaju kencang tadi di buang menjadi energi panas yang terjadi pada kampas rem. Dan apabila kita pasang generator sebagai pengganti rem pada mobil maka saat terjadi pengereman maka bateray akan di isi oleh generator tersebut.

Regenerative Braking

Regenerative Braking

3. Apabila terpaksa menggunakan bahan bakar, maka bisa di ambil bahan bakar bioenergi yang sudah jelas lebih bersahabat dengan lingkungan. Selain itu bahan bakar bioenergi bersifat dapat di perbaharui, sehingga tidak perlu khawatir dengan ancaman kelangkaan bahan bakar bioenergi di kemudian hari.

Kemarin, di kampus saya sempat melihat mobil kecil yang bisa bergerak tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Setelah saya dekati ternyata mobil tersebut merupakan mobil bertenaga listrik buatan anak anak loh. Untuk spesifikasinya saya belum tanya detail sih, berapa kecepatan maksimum, daya simpan baterai, dsb. Jika dilihat dari bentuk body dan kelengkapan lainya, menurut saya mobil tersebut masih belum layak untuk diproduksi, maklum mereka hanya anak mesin dan bukan anak desain produk. Tetapi paling nggak mobil tersebut sudah bisa membuktikan bahwa kita itu juga bisa buat mobil listrik seperti di Amrik Bukan hanya bualan di waktu kuliah, bukan hanya iming imingan gombal tak bermakna aja, tetapi itu sebuah impian yang menunggu untuk diwujudkan.

mobil listrik karya anak bangsa

Jhona Purnama Putra bersama mobil listrik karya anak bangsa

Banyak teknologi yang sudah ditemukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi polusi dari sebuah mobil. Seperti regeneratif shock absorber, Regenerative Braking, Solar cell, ataupun teknologi Kinetic Energy Recovery Systems yang di pakai F1. Hanya saja kurangnya keseriusan pemerintah dalam memberikan dukungan kepada peneliti peneliti Indonesia. Sehingga ide ide gila mereka tidak terwujudkan secara penuh dan hanya sebagai bahan omongan di sela sela kuliah. Banyak guru guru besar di UI, UGM, ITB ataupun ITS yang amat sangat menguasai teknologi di dunia otomotif ini.

Hanya saja itu semua sekedar gelar dan tulisan, kapankah mimpi Mobil Nasional akan terwujud?

Referensi:
http://www.voaindonesia.com/content/article/177203.html
http://www.carblogindia.com
buku pegangan kuliah bioenergi

Minggu, 10 Juni 2012

Resep rahasia KFC telah ditemukan. Sudah bukan rahasia lagi jika ayam goreng tepung KFC sangat disukai di Indonesia, bahkan di dunia. Banyak yang di lakukan oleh pengusaha muda saat ini dengan menebak dan meniru bumbu bahkan tampilan ayam goreng ini agar terlihat sama (Indonesia banget). Tapi sampai saat ini mereka belum menemukan resep yang pas ataupun melebihi kelezatan KFC. Nah kali ini saya akan berbagi resep rahasia Kentucky Fried Chicken (KFC), bumbu racikan  dari sang legendaris Colonel Sanders ini.

resep rahasia Kentucky Fried Chicken
source gambar : irsyad-community.blogspot.com

Ayam gorengnya sama kok, jadi siapin aja ayam goreng yang sudah matang, beli yang sudah matang juga gak papa. Resep rahasianya yaitu penggunaan campuran kayu keras tropis, ditambah campuran akasia. Yang berasal dari hutan hujan tropis di Indonesia, tepatnya lagi daerah Sumatera. Dan hutan tersebut harus merupakan tempat tinggal Harimau Sumatera yang sudah jelas hampir punah.

Campuran tersebut nggak di campur sama bumbu ayamnya loh, tetapi sebagai bahan pembungkusnya nanti. Jadi untuk membuat ayam goreng yang lezat sangatlah mudah, tinggal beli ayam goreng di warung trus dibungkus sama tadi.

Kalau yang belum tahu Hutan hujan Tropis di Sumatera, nie tak kasih gambarnya. Biar nggak susah nyarinya ntar.


hutan sumatera

Ntu loh tempat tinggalnya Si Harimau Sumatera (jadi inget film kartunnya dulu). Kalau udah ketemu, langsung saja di babat. Atau kalau butuh bantuan bisa kontek APP. Ntar jadinya begini.



Hutan hujan tropis sumatera

noh ada eksavator lagi asyik nyari campuran biar lezat ntar ayam gorengnya, yummy..


Hutan hujan tropis sumatera

Whaalhaaa...
"This is it, pembungkus Ayam goreng krispy ala Chef Colonel Sanders"



resep rahasia ayam goreng KFC



Nggak begitu rumit kan resep rahasia dari KFC? Selamat mencoba ya :D

Kalau emang sekiranya sulit, beli aja langsung di KFC. Tapi inget ya, kalau lagi maem di KFC, jangan lupa lihat gambar Harimau Sumatera yang lagi bingung mau ngungsi dimana.


harimau sumatera hampir punah
source gambar: gresnews.me


Kata harimau Sumatera:

 "Galau nie Bro, mau ngungsi kemana lagi ya? laper nie, 3 hari belum makan. Bagi Ayam gorengnya donk, please....."


Itu tadi Resep Rahasia KFC, semoga bermanfaat ya...! :D





source gambar : greenpeace.org


Resep rahasia KFC telah ditemukan. Sudah bukan rahasia lagi jika ayam goreng tepung KFC sangat disukai di Indonesia, bahkan di dunia. Banyak yang di lakukan oleh pengusaha muda saat ini dengan menebak dan meniru bumbu bahkan tampilan ayam goreng ini agar terlihat sama (Indonesia banget). Tapi sampai saat ini mereka belum menemukan resep yang pas ataupun melebihi kelezatan KFC. Nah kali ini saya akan berbagi resep rahasia Kentucky Fried Chicken (KFC), bumbu racikan  dari sang legendaris Colonel Sanders ini.

resep rahasia Kentucky Fried Chicken
source gambar : irsyad-community.blogspot.com

Ayam gorengnya sama kok, jadi siapin aja ayam goreng yang sudah matang, beli yang sudah matang juga gak papa. Resep rahasianya yaitu penggunaan campuran kayu keras tropis, ditambah campuran akasia. Yang berasal dari hutan hujan tropis di Indonesia, tepatnya lagi daerah Sumatera. Dan hutan tersebut harus merupakan tempat tinggal Harimau Sumatera yang sudah jelas hampir punah.

Campuran tersebut nggak di campur sama bumbu ayamnya loh, tetapi sebagai bahan pembungkusnya nanti. Jadi untuk membuat ayam goreng yang lezat sangatlah mudah, tinggal beli ayam goreng di warung trus dibungkus sama tadi.

Kalau yang belum tahu Hutan hujan Tropis di Sumatera, nie tak kasih gambarnya. Biar nggak susah nyarinya ntar.


hutan sumatera

Ntu loh tempat tinggalnya Si Harimau Sumatera (jadi inget film kartunnya dulu). Kalau udah ketemu, langsung saja di babat. Atau kalau butuh bantuan bisa kontek APP. Ntar jadinya begini.



Hutan hujan tropis sumatera

noh ada eksavator lagi asyik nyari campuran biar lezat ntar ayam gorengnya, yummy..


Hutan hujan tropis sumatera

Whaalhaaa...
"This is it, pembungkus Ayam goreng krispy ala Chef Colonel Sanders"



resep rahasia ayam goreng KFC



Nggak begitu rumit kan resep rahasia dari KFC? Selamat mencoba ya :D

Kalau emang sekiranya sulit, beli aja langsung di KFC. Tapi inget ya, kalau lagi maem di KFC, jangan lupa lihat gambar Harimau Sumatera yang lagi bingung mau ngungsi dimana.


harimau sumatera hampir punah
source gambar: gresnews.me


Kata harimau Sumatera:

 "Galau nie Bro, mau ngungsi kemana lagi ya? laper nie, 3 hari belum makan. Bagi Ayam gorengnya donk, please....."


Itu tadi Resep Rahasia KFC, semoga bermanfaat ya...! :D





source gambar : greenpeace.org


Sabtu, 02 Juni 2012

foto perempuan menangis berlian

Perempuan yang menangis berlian? Perempuan yang bernama Tina Agustina ini tak berbeda dengan remaja-remaja pada umumnya. Tetapi percaya atau tidak kalau dari mata perempuan yang berasal dari Sumedang ini  pernah keluar sebuah berlian? bukan hanya sekali tetapi berkali kali. Perempuan yang menangis berlian ini tidak bisa memprediksi kapan keluarnya batu batu yang mirip berlian tersebut dari matanya.

Bayangkan tidak kurang dari 300 orang berdatangan tiap hari kerumah Perempuan yang menangis berlian ini, Mereka datang menggunakan motor ataupun mobil kap terbuka (kayak orang nikahan aja :p). Mereka datang dari sumedang dan sekitarnya, dengan tujuan bermacam macam, ada yang cuman pengen lihat, ada juga yang pengen minta di do'a in (emang nggak bisa do'a sendiri apa). Dan yang paling lucu ada yang minta di do'ain agar anaknya lulus ujian sekolah (suruh aja anaknya belajar yang rajin :p)

Nie dia gambar Perempuan yang menangis berlian saat mengeluarkan batu yang mirip berlian dari matanya, 
Hiiiiiiiii atut...

foto Tina Agustina perempuan menangis batu berlian


source gambar : kompasiana.com dan liputan 6

foto perempuan menangis berlian

Perempuan yang menangis berlian? Perempuan yang bernama Tina Agustina ini tak berbeda dengan remaja-remaja pada umumnya. Tetapi percaya atau tidak kalau dari mata perempuan yang berasal dari Sumedang ini  pernah keluar sebuah berlian? bukan hanya sekali tetapi berkali kali. Perempuan yang menangis berlian ini tidak bisa memprediksi kapan keluarnya batu batu yang mirip berlian tersebut dari matanya.

Bayangkan tidak kurang dari 300 orang berdatangan tiap hari kerumah Perempuan yang menangis berlian ini, Mereka datang menggunakan motor ataupun mobil kap terbuka (kayak orang nikahan aja :p). Mereka datang dari sumedang dan sekitarnya, dengan tujuan bermacam macam, ada yang cuman pengen lihat, ada juga yang pengen minta di do'a in (emang nggak bisa do'a sendiri apa). Dan yang paling lucu ada yang minta di do'ain agar anaknya lulus ujian sekolah (suruh aja anaknya belajar yang rajin :p)

Nie dia gambar Perempuan yang menangis berlian saat mengeluarkan batu yang mirip berlian dari matanya, 
Hiiiiiiiii atut...

foto Tina Agustina perempuan menangis batu berlian


source gambar : kompasiana.com dan liputan 6